Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Tjut Djalil. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Tjut Djalil. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juli 2020

GATOT SUDARTO (Komposer)


Satu lagi penata musik film Indonesia. Ia bisa dibilang setelah Idris Sardi, dan stylenya juga beda. Idris mencampur unsur klasik dan musik trend saat itu. Tapi Gatoto justru di era modern, dimana dia memakai Electronic Instrumen dengan synthesizer. Tapi kiprahnya cukup banyak musik film yang di hasilkannya, ada 138 Film.


Lahir di Mojokerto. Pendidikan : Akademi Seni Rupa (tk. II) IKIP Surabaya, Akademi Musik (tk. I) LPKJ/TIM Jakarta. Ayahnya yang pemusik semula tidak menghendaki Gatot Sudarto menjadi pemusik pula, sebab si Bapak tidak bisa hidup enak dari musik. Tapi Gatot jadi pemusik juga, dan bisa hidup enak dari musik. Tentu saja baru tahun-tahun belakangan ini. Tadinya Gatot adalah "anak band" yang memulai karirnya di "Bhatara" Surabaya pada 1967, lalu hijrah ke Jakarta pada 1969. Setelah berpindah-pindah dari band yang satu ke band yang lain, Gatot menetap pada The Beibs (sejak 1973) dan Irama Nada (sejak 1974) sampai sekarang, 1978. Sejak 1973 itu pula Gatot mulai ditarik untuk menangani illustrasi musik film "bing Slamet Dukun Palsu", atas ajakan Sutradara Motinggo Busye. Sejak itu hampir 40 film telah ditanganinya. Diantaranya "Ateng Minta Kawin" (1974), "Sayangilah Daku" (1974), "Tarzan Kota" (1975), "Sebelum Usia 17" (1975), "Buaye Gile" (1975), "Tiga Cewek Indian" (1976), "Inem Pelayan Sexy" (1976), "Menanti Kelahiran" (1976), "Cinta Abadi" (1977), "Ateng Bikin Pusing" (1977), "Akibat Pergaulan Bebas" ('77), "Sejuta Duka Ibu" (1977), "Si Genit Poppy" (1978), dll.


SALAH PENCET1992ARIZAL
Composer
BEGADANG KARENA PENASARAN 1980 LILIK SUDJIO
Composer
DIA YANG TERCINTA 1984 GATOT SUDARTO
Composer
SALAH KAMAR 1978 LILIK SUDJIO
Composer
MALU-MALU KUCING 1980 ISHAQ ISKANDAR
Composer
MUSUH BEBUYUTAN 1974 SYAMSUL FUAD
Composer
PINTAR-PINTAR BODOH 1980 ARIZAL
Composer
GAYA MERAYU 1980 WISJNU MOURADHY
Composer
SUNDEL BOLONG 1981 SISWORO GAUTAMA
Composer
DAMARWULAN - MINAKJINGGO 1983 LILIK SUDJIO
Composer
PRIMITIF 1978 SISWORO GAUTAMA
Composer
GAWANG GAWAT 1984 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
DARI MATA TURUN KE HATI 1979 JOPI BURNAMA
Composer
KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN 1985 ARIZAL
Composer
NIKMATNYA CINTA 1980 ARIZAL
Composer
MENANTI KELAHIRAN 1976 S.A. KARIM
Composer
JANGAN PAKSA DONG 1990 CHRIST HELWELDERY
Composer
JANGAN COBA RABA-RABA 1980 JOPI BURNAMA
Composer
PELAJARAN CINTA 1979 MATNOOR TINDAON
Composer
KARMINEM 1977 NYA ABBAS AKUP
Composer
BUNG KECIL 1978 SOPHAN SOPHIAAN
Composer
BUNGA CINTA KASIH 1981 DANU UMBARA
Composer
DANGER -KEINE ZEIT ZUM STERBEN 1984 HELMUT ASHLEY Adventure Composer
BERGOLA IJO 1983 ARIZAL
Composer
KAWIN KONTRAK 1983 MAMAN FIRMANSJAH
Composer
PINTAR-PINTARAN 1992 YAZMAN YAZID
Composer
TANTE SUN 1977 BUDI SCHWARZKRONE
Composer
PERKAWINAN NYI BLORONG 1983 SISWORO GAUTAMA PUTRA
Composer
SEMUA KARENA GINAH 1985 NYA ABBAS AKUP
Composer
DONGKRAK ANTIK 1982 ARIZAL
Composer
LARA JONGGRANG 1983 JIMMY ATMAJA
Composer
KESAN PERTAMA 1985 M.T. RISYAF
Composer
MERANGKUL LANGIT 1986 M.T. RISYAF
Composer
DANG DING DONG 1978 HASMANAN
Composer
SEBELUM USIA 17 1975 MOTINGGO BOESJE
Composer
INEM PELAYAN SEXY 1976 NYA ABBAS AKUP
Composer
PENGINAPAN BU BROTO 1987 WAHYU SIHOMBING
Composer
PENGANTIN BARU 1986 ARIZAL
Composer
SANGKURIANG 1982 SISWORO GAUTAMA PUTRA
Composer
LEMBAH DUKA 1981 JOPI BURNAMA
Composer
WAROK SINGO KOBRA 1982 NAWI ISMAIL
Composer
LUKA HATI SANG BIDADARI 1983 NICO PELAMONIA
Composer
ATENG BIKIN PUSING 1977 HASMANAN
Composer
ATENG MATA KERANJANG 1975 ASRUL SANI
Composer
ATENG KAYA MENDADAK 1975 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
ATENG PENDEKAR ANEH 1977 HASMANAN
Composer
ATENG SOK AKSI 1977 HASMANAN
Composer
ATENG RAJA PENYAMUN 1974 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
CEWEK JAGOAN BERAKSI KEMBALI 1981 DANU UMBARA
Composer
PLIN PLAN 1992 YAZMAN YAZID
Composer
MAJU KENA MUNDUR KENA 1983 ARIZAL
Composer
JAKA GELEDEK 1983 FRITZ G. SCHADT
Composer
ATENG SOK TAU 1976 HASMANAN
Composer
ATENG THE GODFATHER 1976 HASMANAN
Composer
PEMBALASAN RAMBU 1985 JOPI BURNAMA
Composer
INEM PELAYAN SEXY II 1977 NYA ABBAS AKUP
Composer
INEM PELAYAN SEXY III 1977 NYA ABBAS AKUP
Composer
TAHU BERES 1993 ARIZAL
Composer
TAHU DIRI DONG 1984 ARIZAL
Composer
JAKA SEMBUNG DAN BAJING IRENG 1983 TJUT DJALIL
Composer
JAKA SEMBUNG SANG PENAKLUK 1981 SISWORO GAUTAMA PUTRA
Composer
DARAH PERJAKA 1985 ACKYL ANWARI
Composer
SAYANGILAH DAKU 1974 MOTINGGO BOESJE
Composer
SEGI TIGA EMAS 1986 ARIZAL
Composer
PENCURI 1984 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
HAMIL MUDA 1977 S.A. KARIM
Composer
BUAH HATI MAMA 1980 SOPHAN SOPHIAAN
Composer
GANTIAN DONG 1985 ARIZAL
Composer
GOLOK SETAN 1983 RATNO TIMOER
Composer
KOBOL SUTRA UNGU 1981 NYA ABBAS AKUP
Composer
MERINDUKAN KASIH SAYANG 1984 C.M. NAS
Composer
LIMA CEWEK JAGOAN 1980 DANU UMBARA
Composer
GURUKU CANTIK SEKALI 1979 IDA FARIDA
Composer
MEMBAKAR MATAHARI 1981 ARIZAL
Composer
TUAN BESAR 1977 MOCHTAR SOEMODIMEDJO
Composer
SATU MAWAR TIGA DURI 1986 FRANK RORIMPANDEY
Composer
KECUPAN PERTAMA 1979 ARIZAL
Composer
JERITAN SI BUYUNG 1977 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
KEJAMNYA IBU TIRI TAK SEKEJAM IBU KOTA 1981 AZWAR AN
Composer
TARSAN KOTA 1974 LILIK SUDJIO
Composer
BISIKAN SETAN 1985 B.Z. KADARYONO
Composer
BINALNYA ANAK MUDA 1978 ISMAIL SOEBARDJO
Composer
SI GENIT POPPY 1978 JOPI BURNAMA
Composer
AKIBAT GODAAN 1978 MATNOOR TINDAON
Composer
AKIBAT PERAULAN BEBAS 1977 MATNOOR TINDAON
Composer
TRAGEDI TANTE SEX 1976 BAY ISBAHI
Composer
NONA MANIS 1990 YAZMAN YAZID
Composer
SI BUTA LAWAN JAKA SEMBUNG 1983 DASRI YACOB
Composer
PERHITUNGAN TERAKHIR 1982 DANU UMBARA
Composer
BUNGA-BUNGA PERKAWINAN 1981 ISHAQ ISKANDAR
Composer
APANYA DONG 1983 NYA ABBAS AKUP
Composer
SRIGALA 1981 SISWORO GAUTAMA PUTRA
Composer
RATU ILMU HITAM 1981 LILIK SUDJIO
Composer
BODOH-BODOH MUJUR 1981 ARIZAL
Composer
KISAH CINTA ROJALI DAN ZULEHA 1979 NYA ABBAS AKUP
Composer
SI BONEKA KAYU, PINOKIO 1979 WILLY WILIANTO
Composer
SENGGOL-SENGGOLAN 1980 DANU UMBARA
Composer
BILA HATI PEREMPUAN MENJERIT 1981 ARIZAL
Composer
TEMPATMU DI SISIKU 1980 JOPI BURNAMA
Composer
BANG KOJAK 1977 FRITZ G. SCHADT
Composer
BARANG TERLARANG 1983 MAMAN FIRMANSJAH
Composer
PAK SAKERAH 1982 B.Z. KADARYONO
Composer
SEMBILAN JANDA GENIT 1977 IKSAN LAHARDI
Composer
TIGA CEWEK INDIAN 1976 AZWAR AN
Composer
TIGA COWOK BLOON 1977 AMIN KERTARAHARDJA
Composer
CINTA ABADI 1976 WAHYU SIHOMBING
Composer
FAJAR YANG KELABU 1981 SANDY SUWARDI HASSAN
Composer
BOBBY 1974 FRITZ G. SCHADT
Composer
JALAL KOJAK PALSU 1977 MOTINGGO BOESJE
Composer
JALAL KAWIN LAGI 1977 MOTINGGO BOESJE
Composer
NUANSA BIRUNYA RINJANI 1989 JIMMY ATMAJA
Composer
MISTIK 1981 TJUT DJALIL
Composer
DI LUAR BATAS 1984 JOPI BURNAMA
Composer
KEMELUT HIDUP 1977 ASRUL SANI
Composer
RAHASIA PERKAWINAN 1978 MAMAN FIRMANSJAH
Composer
BUSANA DALAM MIMPI 1980 IDA FARIDA
Composer
GADIS BERWAJAH SERIBU 1984 RATNO TIMOER
Composer
PEREMPUAN BERGAIRAH 1982 JOPI BURNAMA
Composer
BUMI BULAT BUNDAR 1983 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
ITU BISA DIATUR 1984 ARIZAL
Composer
TANGKUBAN PERAHU 1982 LILIK SUDJIO
Composer
LENONG RUMPI II 1992 YAZMAN YAZID
Composer
LENONG RUMPI 1991 YAZMAN YAZID
Composer
DALAM PELUKAN DOSA 1984 MAMAN FIRMANSJAH
Composer
TANTANGAN 1969 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
NYI BLORONG 1982 SISWORO GAUTAMA PUTRA
Composer
TIGA SEKAWAN 1975 CHAERUL UMAM
Composer
BIRAHI DALAM KEHIDUPAN 1987 MAMAN FIRMANSJAH
Composer
ALADIN DAN LAMPU WASIAT 1980 SISWORO GAUTAMA
Composer
BENYAMIN SI ABUNAWAS 1974 FRITZ G. SCHADT
Composer
BENYAMIN TUKANG NGIBUL 1975 NAWI ISMAIL
Composer
PUTRI GIOK 1980 MAMAN FIRMANSJAH
Composer
ROMANTIKA REMAJA 1979 JOPI BURNAMA
Composer
MUMPUNG ADA KESEMPATAN 1993 ARIZAL
Composer
IRA MAYA PUTRI CINDERELLA 1981 WILLY WILIANTO
Composer
USIA DALAM GEJOLAK 1984 SISWORO GAUTAMA PUTRA
Composer
POKOKNYA BERES 1983 ARIZAL
Composer
NASIB SI MISKIN 1977 JOPI BURNAMA
Composer
BAYAR TAPI NYICIL 1988 ARIZAL
Composer
DILIHAT BOLEH DIPEGANG JANGAN 1983 DANU UMBARA
Composer
SERBUAN HALILINTAR 1982 ARIZAL
Composer
JOHNY INDO 1987 JIMMY ATMAJA
Composer
BUKAN MAIN 1991 YAZMAN YAZID
Composer
GENTA PERTARUNGAN 1989 ACKYL ANWARI
Composer
BAHAYA PENYAKIT KELAMIN 1978 MOTINGGO BOESJE
Composer
KAMP TAWANAN WANITA 1983 JOPI BURNAMA
Composer
TANGAN-TANGAN MUNGIL 1981 YAZMAN YAZID
Composer
BOLEH DONG UNTUNG TERUS 1992 YAZMAN YAZID
Composer
MODAL DENGKUL KAYA RAYA 1978 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
SENYUM NONA ANNA 1977 SOEGIMAN DJAJAPRAWIRA
Composer
SUNAN KALIJAGA 1983 SOFYAN SHARNA
Composer
KAMPUS BIRU 1976 AMI PRIJONO
Composer
GEJOLAK KAWULA MUDA 1985 MAMAN FIRMANSJAH
Composer

Senin, 06 Juli 2020

W.D. MOCHTAR 1953-1994



PEJUANG yang MENJADI AKTOR

Sungai Kapuas di Kalimantan Barat yang mengalir di tengah-tengah kota Pontianak, adalah sebuah sungai yang terbesar setelah Sungai Barito.

Di kota inilah WD Mochtar dilahirkan pada tanggal 19 Mei 1928 dan di kota ini pula ia tinggal hingga mencapai usia dewasa. Seperti arus permukaan sungai Kapuas yang mengalir dengan tenang, tapi tenang yang menghanyutkan, yang pada saat-saat tertentu arusnya dapat berombak-ombak dengan riak-riak yang lincah dan meriah. Begitu pulalah dengan wajah dan watak WD Mochtar yang dari ketenangannya dapat berobah menjadi seorang periang dengan tertawa yang meriah.

WD Mochtar yang juga adalah seorang peramah, mungkin tidak ada yang menyangka dan meramalkan selama ia berada di kota kelahirannya, bahwa ia akan menjadi seorang artis film, seorang aktor pemain watak dalam tingkatan teratas dalam dunia film Indonesia.

Di kota kelahirannya, tidak ada yang pernah melihat ia aktif dalam suatu organisasi kesenian, baik organisasi kesenian dalam bentuk apapun. Yang diketahui oleh masyarakat Pontianak, WD Mochtar adalah seorang anggota TNI yang berjuang dengan gigih mengenyahkan penjajah dari bumi Pertiwi – Republik Indonesia. Pada awal tahun 1946, ia meninggalkan Kuala Kapuas menuju Jawa Barat dan baru saja WD Mochtar ini berada seminggu di Jakarta, ia langsung ke daerah-daerah pertempuran, antara lain: Kerawang, dan mengikuti aksi polisional ke I di Kerawang dan aksi polisional ke II di Jogja dan Solo dan kemudian mengikuti long march dari Jogja kembali ke Jawa Barat dengan berjalan kaki.

Kembali ke ibukota RI pada tahun 1951 dan pada tahun itu juga WD MOchtar memasuki Tan Wong Bros Film Studio dan mendapat kesempatan untuk main film dan memperoleh peranan sebagai figuran I (satu) shoot saja dalam film Tirtonadi. Selesai film itu, menyusul film-film lainnya dengan peranan-peranan yang lebih baik dan lebih besar. Sampai tahun 1954 WD Mochtar adalah pemain tetap dari studio itu sebagai pemain pembantu (supporting role). Tapi dunia film pada waktu itu belumlah menyenangkan hatinya, dan akhir tahun 1954, WD Mochtar meninggalkan dunia film. Dari tahun 1955 hingga tahun 1961 ia bekerja di pelabuhan Tanjung Priok.

Sebagai seorang yang pernah memasuki dunia film, WD Mochtar ini susah dan tidak dapat melepaskan diri dan ingatannya selalu lari ke dunia film. Darah seni dalam tubuhnya yang mengalir sederas arus dalam sungai Kapuas, sederas arus itulah darah seninya mendorong dan membawa akhirnya ia kembali ke dunia film.

Come-back-nya ini adalah pada tahun 1962 dalam film “Badai Selatan” dan “Luka Tiga Kali”  yang selalu mendapat peran utama (leading role), kemudian menyusul film-film lainnya yang memperoleh sukses luar biasa, dan mengagumkan dalam film-film seperti “Matjan Kemajoran”, “Sembilan”, “Susy”, “Djampang Mentjari naga Hitam” dan “Laki-laki Tak Bernama”, yang semuanya adalah film-film yang disenangi WD Mochtar.

PERANAN WD Mochtar sebagai Rausin, anak haji Rainang dalam film “Matjan Kemajoran” sebuah cerita legenda rakyat Betawi sangat mempesona dan merebut simpati dari penonton baik di dalam dan di luar negeri. Karenanya maka gara-gara film itu hingga beberapa waktu lamanya WD Mochtar yang dikenal dengan panggilan Bang Rausin. Ini terjadi di Indonesia. Tapi lain pula yang dialami WD Mochtar dengan penonton di Singapura dan Malaysia. Film “Matjan Kemajoran” memperoleh sukses luar biasa hingga pemutaran yang ke 3 (tiga) kalinya – the third run – tetap bertahan hingga 2 bulan lamanya di Galaxi theatre. Sedemikian fanatiknya publik di sana, hingga film itu diakui sebagai film Singapura dan Malaysia dan WD Mochtar sendiri adalah aktor dari Singapura dan Malaysia. Demikian tulisan A. Mahmood dari The Straits Times.

Dengan film si Djampang serial yang black and White yang diproduksikan sebelum si Djampang Mentjari Naga Hitam, telah pula memberikan WD Mochtar sebagai abang Djampang. Meskipun peranannya diganti sebagai Mat Bendot dalam Si Djampang. Dan dalam film Sembilan, WD Mochtar telah memegang peranan sebagai ksatria dari Kuala Kapuas, seorang hero dari daerah kelahirannya.

Kemudian sebagai Tukimin dalam film “Laki-Laki Tak Bernama”, WD Mochtar telah mengunjungi Singapore Film Festival dalam rangka hari ulang tahun Singapura ke 150. Dalam acara personal appereancedi Galaxi Theatre pada waktu pemutaran film tersebut, WD Mochtar telah menyanyikan lagu “Timang-Timang” sebuah lagu langgam melayu. Begitu selesai ia dengan lagu itu, penonton telah menyerbu ke atas stage Galaxi Theatre dan memberikan berbagai souvenir dan kenang-kenangan pada WD Mochtar  dan yang lain-lainnya baru akan meninggalkan stage itu setelah dapat berjabat tangan dengan bintang pujaannya.

Kemudian oleh TV Singapura, WD Mochtar muncul kembali dengan lagu yang sama, sebuah lagu yang dipersembahkan untuk penggemarnya. Dan keesokan harinya ketika WD Mochtar bangun, iapun mendapat telpon dari receptionis Hotel Singapura Intercontinental, bahwa ada kiriman dari para pirsawan televisi dan para pemujanya berupa ratusan kartu ucapan selamat, 35 buah kue tart dan 27 buah karangan bunga untuk WD Mochtar.

MELIHAT semuanya ini barulah WD Mochtar percaya akan ucapan P Ramlee seorang top aktor dari Malaysia dan juga akan kata dari Yasaini Amir, editor dari Majalah Film Malaysia, bahwa dirinya adalah bintang yang dipuja-puja oleh publik di Singapura dan Malaysia karena permainannya yang mengagumkan.

Juga film-film Indonesia yang mulai banyak diputar di sana adalah film-film yang mempunyai tema cerita dan permainan aktor dan aktris Indonesia yang baik serta teknik film Indonesia yang lebih tinggi daripada film-film yang diproduksi di Singapura dan Malaysia, meskipun studio kedua tempat mempunyai alat modern dan serba lengkap bila dibandingkan dengan alat-alat yang dimiliki oleh studio-studio film Indonesia.

Karena itulah dengan melihat akan apresiasi publik di Singapura dan Malaysia terhadap film-film serta permainan WD Mochtar dan aktor seperti dengan aktor dan aktris Indonesia lainnya diharapkan akan penghargaan dan apresiasinya publik di Indonesia akan film-film Indonesia yang pada masa kini, baik mutu cerita, teknik dan permainan aktor dan aktrisnya telah mengalami kemajuan yang baik.

Tapi menurut WD Mochtar penghargaan dan apresiasi ini tidaklah bisa diperoleh hanya dengan mengharap saja, tetapi dengan suatu kerja keras dari para artis film dan karyawan film yang disertai pula dengan fasilitas dan equipment yang lengkap, pasti akan meningkatkan kualitas akting, teknik dan mutu film-film yang dibuat dan menjadilah sebuah film yang baik. Sebab sebuah film yang baik dan bagus pasti nanti akan menarik publik dan di sinilah datangnya penghargaan dan apresiasi publik itu.

Sehubungan dengan kesemuanya itulah, maka kini WD Mochtar dan Sofia WD suami-istri pasangan artis yang belum ada tandingannya, mempunyai keaktifan lain yang masih berada dalam lingkungan dunia film disamping karier akting, yaitu keaktifan dalam bidang penulisan cerita skenario dan penyutradaraan. Dan kesibukan yang dihadapi oleh WD Mochtar dan Sofia WD kini disamping main film pada perusahaan lain, merekapun sibuk dengan persiapan dari Firma LIBRA FILMS, sebuah perusahaan mereka sendiri, trade marknya ini tadinya adalah dari sebuah group: Libra Shows yang dipimpin oleh Sofia WD, yang terkenal di seluruh Nusantara dengan tour-tournya.

Dalam Libra Film ini terdapat nama-nama yang cukup terkenal akan bekerja keras  untuk membuat film yang kreatif. Mereka adalah WD Mochtar (Aktor dan Penulis cerita), Sofia WD (Aktris dan penulis Skenario), Lilik Sudjio (sutradara dan penulis skenario), H. Sjamsuddin Jusuf (cameramen) dan Sari narulita (Aktris).

Jika tidak ada aral melintang produksi pertamanya, sebuah cerita legenda rakyat betawi akan segera di shoot adalah: “Si Bego dari Muara Tjondet”. Sebuah film yang dibuat dalam bentuk serial untuk televisi dan bioskop.

Sebelum mengakhiri pertemuannya ini WD Mochtar yang segera harus kembali ke-Set untuk shooting terakhir dari film terbarunya … DAN BUNGA-BUNGA BERGUGURAN” atas pertanyaan menjelaskan bahwa sukses yang diperolehnya ini adalah karena ia sebagai seseorang yang ingin maju, menyadari keharusan yang harus dimiliki seorang aktor ialah kerelaan untuk menerima peranan apapun yang diberikan oleh sutradara, dan terus belajar dengan tekun dan sekali lagi belajar, karena bagi seorang aktor dan aktris dunia akting , tidak ada batasnya dan tidak akan habis-habisnya untuk dipelajari, dan dunia akting ini mempunyai banyak variasi dan selalu berobah yang mengikuti dan sesuai dengan kemajuan suatu masa. (***)

Mochtar yang akan kuperkenalkan sekarang pada pembaca, bukan Rd. Mochtar bintang Persari yang kini berada di Singapura, Malaya, sedang membuat “Terang Bulan di Malaya”  atau Moch Mochtar itu “jungle-man” yang baru-baru ini bermain dalam film “Timuriana” atau Mochtar Wijaya itu bintang film yang sebelum perang kita sering lihat, tapi WD Mochtar atau lebih terkenal dengan sebutan Wagino, seorang pemain baru yang bintangnya kini mulai naik. Nama lengkapnya ialah Wagino Dachrin Mochtar dan dia dilahirkan di Pontianak pada tanggal 3 Mei 1926.

Sejak kecilnya Wagino berkeinginan keras untuk hisa turut bermain dalam film. Memang cita-cita akant etap tinggal cita-cita bila tak terlaksana. Telah lama beriktiar, diumbang-ambingkan cita-cita bermain film, akhirnya Wagino terdampar di Studio Tan & Wong Bros di Bidaracina dengan mendapat gaji bulanan. Pertama dia berkenalan dengan lensa kamera ialah dengan film “TIRTONADI”

Rupanya bagi pemuda Wagino, tugas membela nusa dan Bangsa adalah lebih penting dari bermain dalam film dan begitulah dia kembali ke “pedaleman”. Seperti juga pemuda-pemuda yang lain, Wagino sebagai Putra Pertiwi tidak mau ketinggalan untukt erjun dalam kancah revolusi dan waktu itu dia masih menjadi anak buah Overste Usman Sumantri.

Setelah penyerahan kedaulatan, Wagino kembali ke Jakarta dengan maksud turut bermain dalam film. Kembali pemuda kita itu bisa turut bermain dalam film dengan Studio Djalan Hayam Wuruk. Tapi sayang di Studio ini Wagino bermain hanya sebagai “Pemain Ekstra”, hingga dia tak berkesempatan untuk bergerak memperlihatkan bakat dan permainannya yang sungguh-sungguh.  Bagi Studio Djalan Hayam Wuruk rupanya tiap pemain baru dianggap enteng saja, padahal kalau aku boleh berterus-terang, permainan Wagino tidak kalah baiknya dengan para “pemain utama” (leading-men) dari Studio Djalan hayam Wuruk.  Malah “suara tenor” Wagino yang merdu pernah dipakai untuk film keluaran studio tersebut.

Studio Tan & Wong Bros terutama S. Waldy sebagai produser dari Ardjuna Film Coy, sedang memberi kesempatan kepada para “new comer” dan mengetahui Wagino berada di Jakarta lagi dengan lekas mengambilnya yang kemudian mengikatnya dengan “kontrak”. Dengan Tan & Wong Bros Film dan Ardjuna Film Coy, Wagino telah turut bermain dalam film-film “LIMA PENDEKAR BUDIMAN”, “MUSTAFA DENGAN CINCIN WASIATNYA”, “BULAN PURNAMA”, ABU NAWAS”, dan “DENDANG SAJANG”. Dalam film-film ini Wagino bermain bukan sebagai pemain ekstra, seperti apa yang pernah diberikan studio Djalan hayam Wuruk padanya, tapi sebagai “bijrol” dan “leading-men”.

Malah dalam film “DENDANG SAJANG”, Wagino mendapat suatu peran yang mulanya akan dimainkan oleh Chatir Harro . Dalam Film “MUSAFIR KELANA” produksi baru dari Ardjuna Film Coy, dibawah pimpinan sutradara muda WISJNU Moeradhy dan produser S. Waldy, Wagino kembali akan muncul  sebagai “peran utama” bersama Ellya. Disamping film-film tersebut di atas, pemuda kita itu pernah turut membantu Ratna Film dalam menyelesaikan film “NELAJAN”.

Selain berkecimpung dalam dunia film Wagino pernah juga turut beraksi di atas panggung sandiwara dengan Rajuan Irama pimpinan Us Sumantri dan Imdaca, dibawah pimpinan I. Damsjik. Sifatnya yang jujur-lemah-lembut dan rupanya yang simpatik/romantik, menyebabkan Wagino disenangi oleh kawan-kawannya pria dan wanita. Mempunyai suara merdu dan kepandaian bermain film sandiwara saja, rupanya belum sempurna bagi pemuda Wagino, kalau tidak pandai mengayunkan langkah di atas lantai dansa. Tak perlu rasanya di sini dituliskan, bagaimana pandainay Wagino mengayunkan kaki dan menggoyangkan tubuh dalam melakukan perlbagai macam dansa. Hal ini aku pernah melihat  Wagino berdansa atau mereka yang mengenalnya lebih dekat.

Sebagai pemuda sehat, tentunya Wagino tidak pula ingin ketinggalan dalam berolah raga. Kegemarannya ialah berenang, badminton, dan bermain anggar. Suatu keanehan yang terdapat pada diri Wagino ialah sebagai pemuda Jawa kelahiran Pontianak dia senang dengan masakan padang.(***)


DOSA SIAPA    
                                           1972SUSILO SWD
                           Actor
DJUBAH HITAM                                           1954WISJNU MOURADHY
                           Actor

TERPESONA1966S. WALDY
Actor
PENANGGALAN 1967 TULSI RAMSAY
Actor
MELAWAN BADAI 1974 ARIFIN C. NOER
Actor
RORO MENDUT 1982 AMI PRIJONO
Actor
UNGGUL KASIH DIMUSIM KEMARAU 1964 AHMADI HAMID
Actor
TAKKAN LARI GUNUNG DIKEDJAR 1965 RD ARIFFIEN
Actor
GUNDALA PUTRA PETIR 1981 LILIK SUDJIO
Actor
LAKI-LAKI DALAM PELUKAN 1977 BOBBY SANDY
Actor
LAKI-LAKI BINAL 1978 ARIZAL
Actor
DENDAM DUA JAGOAN 1986 IMAM PUTRA PILIANG
Actor
DENDANG SAJANG 1953 S. WALDY
Actor
DEWI ANGIN-ANGIN 1994 ACKYL ANWARI
Actor
TEROR TENGAH MALAM 1972 WILLY WILIANTO
Actor
MALU-MALU KUTJING 1954 S. WALDY
Actor
PERTARUNGAN UNTUK HIDUP 1986 IMAM PUTRA PILIANG
Actor
BANTENG BETAWAI 1971 NAWI ISMAIL
Actor
DARI PINTU KE PINTU 1991 B.Z. KADARYONO
Actor
SAAT-SAAT KAU BERBARING DI DADAKU 1984 DJUN SAPTOHADI
Actor
BATAS IMPIAN 1974 M. ABNAR ROMLI
Actor
MILIKKU 1979 MAMAN FIRMANSJAH
Actor
KALI BRANTAS 1954 S. WALDY
Actor
PENDEKAR PEDANG SERIBU BAYANGAN 1992 DASRI YACOB
Actor
PENDEKAR TANGAN HITAM 1977 A. HARRIS
Actor
IBU MERTUA 1960 REMPO URIP
Actor
DJAMPANG MENCARI NAGA HITAM 1968 LILIK SUDJIO
Actor
DJAMPANG 1968 LILIK SUDJIO
Actor
ANAK-ANAK GASS... 1988 ACHIEL NASRUN
Actor
PENDEKAR CABE RAWIT 1990 ABDUL KADIR
Actor
PETUALANG-PETUALANG 1978 ARIFIN C. NOER
Actor
TIRAI KASIH 1984 AGUS ELLYAS
Actor
BENGAWAN SOLO 1971 WILLY WILIANTO
Actor
BAYI AJAIB 1982 TINDRA RENGAT
Actor
DANGER -KEINE ZEIT ZUM STERBEN 1984 HELMUT ASHLEY Adventure Actor
TANAH HARAPAN 1976 SOFIA WD
Actor
MALAM PENGANTIN 1975 LUKMAN HAKIM NAIN
Actor
ANAK YANG MENDERITA 1974 DJAMAL HARPUTRA
Actor
CINTAKU DI WAY KAMBAS 1990 IWAN WAHAB
Actor
LARA JONGGRANG 1983 JIMMY ATMAJA
Actor
SI AYUB DARI TELUK NAGA 1979 NAWI ISMAIL
Actor
SI BEGO MENUMPAS KUTJING HITAM 1970 LILIK SUDJIO
Actor
SERITI EMAS, KIPAS SUTRA 1971 BAY ISBAHI
Actor
TIMANG-TIMANG ANAKKU SAYANG 1973 SANDY SUWARDI HASSAN
Actor
BERSEMI DI AKHIR BADAI 1978 PITTY P. PRATOMO
Actor
PUKULAN BERANTAI 1977 SYAMSUL FUAD
Actor
TJINTA DI BATAS PERON 1971 H.S. SAMIDI
Actor
MATA DUITAN 1955 MOH ARIEF
Actor
KABUT DI KINTAMANI 1972 KURNAEN SUHARDIMAN
Actor
TURANGGA 1990 EDDY SAJOEDIE
Actor
ANAK BINTANG 1974 RATNO TIMOER
Actor
PENGANTIN REMAJA 1971 WIM UMBOH
Actor
MISTRI DARI GUNUNG MERAPI III 1990 LILIK SUDJIO
Actor
LUKA TIGA KALI 1965 ALAM SURAWIDJAJA
Actor
API DIBUKIT MENORAH 1971 D. DJAJAKUSUMA
Actor
SI PITUNG 1970 NAWI ISMAIL
Actor
LAKI-LAKI TAK BERNAMA 1969 WIM UMBOH
Actor
PENGABDI SETAN 1980 SISWORO GAUTAMA
Actor
KERETA API TERAKHIR 1981 MOCHTAR SOEMODIMEDJO
Actor
PASUKAN BERANI MATI 1982 IMAM TANTOWI
Actor
BALADA TIGA JAGOAN 1990 IMAM PUTRA PILIANG
Actor
RANJAU-RANJAU CINTA 1984 NASRI CHEPPY
Actor
BIOLA 1957 S. WALDY
Actor
MIMPI SEDIH 1974 WILLY WILIANTO
Actor
MEMBURU MAKELAR MAYAT 1986 LILIK SUDJIO
Actor
SI PANDIR 1992 DASRI YACOB
Actor
RINA 1971 ABUBAKAR DJUNAEDI
Actor
MISTRI RUMAH TUA 1987 LILIK SUDJIO
Actor
MUSAFIR KELANA 1953 S. WALDY
Actor
BADAI SELATAN 1960 SOFIA WD
Actor
DJAKATA BUKAN HOLLYWOOD 1954 OTHNIEL WONG
Actor
JAKA SEMBUNG SANG PENAKLUK 1981 SISWORO GAUTAMA PUTRA
Actor
JAKA SEMBUNG VS SI BUTA 1983 WOROD SUMA
Actor
TAKDIR 1973 FRITZ G. SCHADT
Actor
MEMBINA DUNIA BARU 1964 LILIK SUDJIO
Actor
PENCULIKAN PENGANTIN 1983 M. ABNAR ROMLI
Actor
KEBAJA FANTASI 1954

Actor
LIMA SAHABAT 1981 C.M. NAS
Actor
DUKUN ILMU HITAM 1981 A. HARRIS
Actor
DUKUN BERANAK 1977 BAY ISBAHI
Actor
PERMAINAN DI BALIK TIRAL 1988 MAMAN FIRMANSJAH
Actor
SATU MAWAR TIGA DURI 1986 FRANK RORIMPANDEY
Actor
KUNTILANAK 1974 RATNO TIMOER
Actor
RATAPAN DAN RINTIHAN 1974 SANDY SUWARDI HASSAN
Actor
PERJUANGAN DAN DOA 1980 MAMAN FIRMANSJAH
Actor
GENDING SRIWIDJAJA 1958 S. WALDY
Actor
MENUDJU BINTANG 1960 REMPO URIP
Actor
KUTUKAN 1970 NAWI ISMAIL
Actor
ANGKARA MURKA 1972 CHAIDIR RACHMAN
Actor
SEGENGGAM HARAPAN 1973 WAHAB ABDI
Actor
MATJAN KEMAJORAN 1965 WIM UMBOH
Actor
APA JANG KAUTANGISI 1965 WIM UMBOH
Actor
NAPSU SERAKAH 1977 BAY ISBAHI
Actor
SI BUTA LAWAN JAKA SEMBUNG 1983 DASRI YACOB
Actor
BERCANDA DALAM DUKA 1981 ISMAIL SOEBARDJO
Actor
BALADA CEWEK JAGOAN 1986 EDDY G. BAKKER
Actor
OPERASI TINOMBALA 1977 M. SHARIEFFUDIN A
Actor
OPERASI X 1968 MISBACH JUSA BIRAN
Actor
AYAHKU 1987 AGUS ELLYAS
Actor
PACAR 1974 TURINO DJUNAIDY
Actor
KRAKATAU 1977 SANDY SUWARDI HASSAN
Actor
SENEN RAJA 1954 S. WALDY
Actor
GARA-GARA 1973 WISJNU MOURADHY
Actor
SAMIUN DAN DASIMA 1970 HASMANAN
Actor
RATU ILMU HITAM 1981 LILIK SUDJIO
Actor
TOKOH 1973 WIM UMBOH
Actor
KISAH CINTA NYI BLORONG 1989 NORMAN BENNY
Actor
CINTA KASIH MAMA 1976 SISWORO GAUTAMA
Actor
KHANA 1980 YUNG INDRAJAYA
Actor
PATAH HATI SEORANG IBU 1985 AGUS ELLYAS
Actor
SATRIA BERGITAR 1983 NURHADIE IRAWAN
Actor
WARISAN TERLARANG 1990 ABDUL KADIR
Actor
BILA CINTA BERSEMI 1972 JOSHUA WONG
Actor
HONOUR 1974 BOBBY SANDY
Actor
ABUNAWAS 1953 RD DADANG ISMAIL
Actor
ANJING-ANJING GELADAK 1972 NICO PELAMONIA
Actor
YANG KEMBALI BERSEMI 1980 SUKARNO M. NOOR
Actor
PAK SAKERAH 1982 B.Z. KADARYONO
Actor
SEMBILAN 1967 WIM UMBOH
Actor
TAK TERDUGA 1960 L. INATA
Actor
MUSTAFA DAN TJINTJIN WASIATNJA 1953 RD DADANG ISMAIL
Actor
TITISAN SI PITUNG 1989 TOMMY BURNAMA
Actor
DAN BUNGA-BUNGA BERGUGURAN 1970 WIM UMBOH
Actor
INTAN MENDULANG CINTA 1981 DJAMAL HARPUTRA
Actor
KARINA 1954 HENRY L. DUARTE
Actor
PEDANG NAGA PASA 1990 SLAMET RIYADI
Actor
MISTIK 1981 TJUT DJALIL
Actor
RAKIT 1971 SANDY SUWARDI HASSAN
Actor
RAHASIA GADIS 1975 B.Z. KADARYONO
Actor
GADIS BERWAJAH SERIBU 1984 RATNO TIMOER
Actor
DETIK-DETIK CINTA MENYENTUH 1981 ALI SHAHAB
Actor
TANGKUBAN PERAHU 1982 LILIK SUDJIO
Actor
USIA 18 1980 TEGUH KARYA
Actor
DALAM PELUKAN DOSA 1984 MAMAN FIRMANSJAH
Actor
RIO SANG JUARA 1989 MUCHLIS RAYA
Actor
KRISTAL-KRISTAL CINTA 1989 WIM UMBOH
Actor
NYI LAMPED 1990 CHARLES ANAKOTTA
Actor
HARMONIKAKU 1979 ARIFIN C. NOER
Actor
JANGAN SAKITI HATINYA 1980 RACHMAT KARTOLO
Actor
RAJAWALI SAKTI 1976 SISWORO GAUTAMA
Actor
YUYUN PASIEN RUMAH SAKIT JIWA 1979 ARIFIN C. NOER
Actor
DIMADU 1973 M. ABNAR ROMLI
Actor
DUA PENDEKAR PEMBELAH LANGIT 1977 SISWORO GAUTAMA
Actor
TUYUL 1978 BAY ISBAHI
Actor
SINGA LODAYA 1978 YUDHI DH
Actor
SETITIK NODA 1974 M. ABNAR ROMLI
Actor
SENJA DI PANTAI LOSARI 1975 CHAIDAR DJAFAR
Actor
SENJA DI PULO PUTIH 1978 FRED WETIK
Actor
BUNGALOW DI LERENG BUKIT 1976 TURINO DJUNAIDY
Actor
SENTUHAN CINTA 1976 BOBBY SANDY
Actor
SENTUHAN KASIH 1982 WILLY WILIANTO
Actor
JARINGAN ANTAR BENUA 1978 FRED WETIK
Actor
SINGA BETINA DARI MARUNDA 1971 SOFIA WD
Actor
MUTIARA DALAM LUMPUR 1972 WAHYU SIHOMBING
Actor
SANREGO 1971 BAY ISBAHI
Actor
PENASARAN 1977 A. HARRIS
Actor
SERBUAN HALILINTAR 1982 ARIZAL
Actor
EMBUN PAGI 1976 CHAIDAR DJAFAR
Actor
BUJANG JELIHIN 1991 DASRI YACOB
Actor
AMALIA S.H. 1981 BOBBY SANDY
Actor
CHRISTINA 1977 I.M. CHANDRA ADI
Actor Actor
NENEK GRONDONG 1982 M. SHARIEFFUDIN A
Actor
SUMPAH KERAMAT 1988 ISMAIL SOEBARDJO
Actor
DILERENG GUNUNG KAWI 1961 TAN SING HWAT
Actor
KOMEDI LAWAK 88 1986 SYAMSUL FUAD
Actor
DEMI CINTA BELAHLAH DADAKU 1991 NASRI CHEPPY
Actor
MATAHARI-MATAHARI 1985 ARIFIN C. NOER
Actor
NINI TOWOK 1982 B.Z. KADARYONO
Actor
JAUH DI MATA 1973 WILLY WILIANTO
Actor
CANTIK 1980 FRITZ G. SCHADT
Actor
WADJAH SEORANG LAKILAKI 1971 TEGUH KARYA
Actor
SUNAN GUNUNG JATI 1985 BAY ISBAHI
Actor
SUNAN KALIJAGA 1983 SOFYAN SHARNA
Actor
KUTUKAN IBU 1973 TURINO DJUNAIDY
Actor
PENGORABANAN 1974 SUSILO SWD
Actor
KETIKA MUSIM SEMI TIBA1986BOBBY SANDY
Actor