Jumat, 04 Februari 2011

INOE PERBATASARI 1940-1954



Inoe mengawali karir sebagai pemimpin redaksi Oetoesan Indonesia dan berpengalaman di Bolero, tonil yang di dirikan bersama Andjar, sebagai pemimpin dan pemain. Pengalamannya yang terakhir dibidang pers adalah menggantikan kedudukan Parada Harahap di harian Bintang Timoer. Dengan wadah Jacatra Pictures ini, Inoe yang pernah menjadi asisten sutradara dalam pembuatan film Kartinah yang disutradarai Andjar Asmara dan ia pun main dalam film itu, lalu menyutradarai dua film.

JIF Memiliki anak perusahaan yang didirikan Jacatra Pictures selain action pictures. Sedangkan induknya sendiri JIF diganti menjadi New JIF. Jacatra Pictures menampung film jebis drama dan misteri, oleh The Teng Chung Inoe dipercaya memimpin.Selama sudah menjadi sutradara 1941 itu, ia tidak berminat lagi menanggapi perhatian kalangan terpelajar. Padahal ia seorang wartawan yang progresif.

SEKUNTUM BUNGA DITEPI DANAU1952INOE PERBATASARI
Director
KARTINAH 1940 ANDJAR ASMARA
Actor
KEMBALI KE MASJARAKAT 1954 INOE PERBATASARI
Director
POETRI RIMBA 1941 INOE PERBATASARI
Director
RATNA MOETOE MANIKAM 1941 SUSKA
Actor
HOEDJAN 1944 INOE PERBATASARI
Director
ELANG DARAT1941INOE PERBATASARI
Director

Tidak ada komentar:

Posting Komentar