Jumat, 04 Februari 2011

LIE TEK SWIE /LIE TEK SOI 1929-1941



Pernah bekerja di kantor distribusi film import, dari banyak film importlah ia belajar cara bercerita melalui film. Di importir film ini ia melakukan tugas perbaikan editing Dari itu ia bisa menampung ide modern yang dari luar, dan wawasannya luas.

Karir sutradara dimulai dari perusahaan film Tan's film. Berbeda dengan cara yang dilakukan saat itu, ia memegang rangkap sutradara dan penata kamera.

Film yang dibuatnya dengan Tan's Film semuanya film bisu Njai Dasima 1929 yang dibikin dengan 3 seri, Si Ronda 1930, dan Melatie van Agam 1930 karangan Swan Pen alias Perada Harapan. Tahun 1941 ia menyutradarai film Ikan Doejoeng dan Siti Noerbaja.

Melati Van Agam Cerita ini ditulis oleh wartawan terkenal Parada Harahap, dan disutradarai oleh Lie Tek Swie yang selalu ingin membuat film dari karya sastra.

Keinginannya untuk memasukan unsut etnografi dan keindahan alam mulai terlihat pada film Nancy Bikin Pembalasan. Setelah film ini selesai, ia keluar dari Tan's Film. Ada ketidak cocokan dengan Tan's Film yang menginginkan penonton kelas bawah, tetapi ia melangkah jauh. Perubahan sasaran penonton ini dari kelas bawah ke kelas atas juga mempengaruhi biaya pembuatan film, belum lagi biaya berlokasi di Sumatra jelas mahal sekali.

Setelah membuat Siti Noerbaja, sutradara yang ingin membuat film dari cerita yang bermutu.bagus ini hilang, tidak pernah lagi muncul.

MELATI VAN AGAM (I DAN II)1930LIE TEK SWIE
Director
NJAI DASIMA II 1930 LIE TEK SWIE
Director
NJAI DASIMA (I) 1929 LIE TEK SWIE
Director
SITI NOERBAJA 1941 LIE TEK SWIE
Director
IKAN DOEJOENG 1941 LIE TEK SWIE
Director
SI RONDA 1930 LIE TEK SWIE
Director
NANCY BIKIN PEMBALESAN 1930 LIE TEK SWIE
Director

Tidak ada komentar:

Posting Komentar