Senin, 24 Januari 2011

NAPSU SERAKAH / 1977

 
Narno (Hendra Cipta) dipergoki pacarnya, Tini (Tuti Kirana), sedang merayu Tina (Lenny Marlina), adik kandung Tini. Tini yang sudah lama menyelidiki Narno, marah dan memutuskan hubungan. Tiba-tiba Tini mati digigit ular saat tidur. 

Neneknya (Sofia WD), curiga bahwa Tini dibunuh. Ia menyatakan kecurigaan itu pada Yoso (WD Mochtar), polisi. Ia juga minta guru les organ Tina, Harjanto (Deddy Sutomo), tinggal disitu. Harjanto diberitahu rahasia keluarga: tentang harta karun, tentang kematian orangtua Tina dan Tini yang tak wajar. Antara Harjanto dan Tina tumbuh rasa saling mencintai. Ny Cokrosewoyo (Mieke Wijaya), ibu Narno, tidak terima perlakuan nenek Tina. Ia pergi ke dukun dan menguna-gunai Tina, sambil menyuntikan semacam obat yang membuat Tina sakit dan mau dinikahkan dengan Narno. Lalu pembantu rumah Kromo (Hadisjam Tahax), yang dikesankan sebagai pembunuh, tewas. Nenek juga tewas. Terakhir Tina yang dikerjai. Ia dibius dan dibuang ke sebuah gua. Maka berpestalah Cokrosewoyo (Maruli Sitompul) dengan anak istrinya dirumah Tina. Tidak berapa lama muncul telegram dari Tika yang mengaku saudara kembar Tina, akan datang. Ny Cokro menyiapkan lemper beracun untuk membunuh Tika. Celakanya racun itu dimakan anaknya sendiri, adik Narno. Tika dikenal oleh Harjanto yang memang diundang sebagai Tina. Dijelaskanlah bahwa Tika meninggal saat masih kecil. Ternyata pembicaraan dikuping sang pembunuh. Ketika hendak pulang, Harjanto dipukul dan pingsan. Muncullah pembunuh yang disembunyikan sepanjang film: Narno yang hendak memperkosa Tina. Pada saat itu Cokro masuk membawa pistol. Maksud hati membunuh Tina, yang tertembak Narno. Dalam keadaan seperti itu Ny Cokro menyumpahi istrinya yang bernafsu serakah hingga mendatangkan celaka. Ny Cokro ditembak suaminya sendiri, yang kemudian roboh sendiri juga.
 P.T. TOBALI INDAH FILM

LENNY MARLINA
MIEKE WIJAYA
MARULI SITOMPUL
DEDDY SUTOMO
SOFIA WD
HENDRA CIPTA
HADISJAM TAHAX
TUTY KIRANA
W.D. MOCHTAR
TARITA MIRANTI
DODDY SUKMA
ADANG MANSYUR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar