Kamis, 03 Februari 2011

SEMUSIM LALU / 1964

SEMUSIM LALU

Karena seluruh hartanya diludeskan ayahnya di meja judi hingga keluarganya terlantar, Bambang Irawan pergi ke kota untuk mencari uang. Ia bekerja di perusahaan pemborong, hingga diangkat anak. Ia terlibat percintaan dengan anak gadis pemborong, dan juga gadis lain yang tinggal serumah. Hubungan ini membuat Bambang harus berhadapan dengan pemuda-pemuda nakal yang juga naksir anak gadis pemborong itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar