Sabtu, 05 Februari 2011

KEMBANG SEMUSIM / 1980

KEMBANG SEMUSIM

Film ini kejadiannya praktis dalam satu hari satu malam. Lima belas tahun lalu Farida (Mieke Wijaya) bercerai dengan suaminya, padahal mereka telah beranak Mirna (Marissa Haque). Farida kemudian mengawini Wijaya (Rachmat Hidayat), duda dengan dua anak, Macan (Simon Cader) dan Lidia (Dewi Irawan). Mirna yang selama ini tinggal bersama neneknya di Sambas, Kalimantan, ingin menemui ibu yang selalu dirindukannya dan diimpikannya bak seorang malaikat yang akan memeluknya dengan hangat.

Kenyataannya lain. Ibunya terlambat menjemputnya di bandara, karena telegram yang dikirimkan nenek Mirna, terlambat datang. Ibunya seolah menyesal Mirna datang. Begitu sampai di rumah, maka tahulah Mirna keadaan keluarga ibunya. Ayah belum pulang. Macan, bekas pembalap yang cacat kaki, masih dihantui masa lalunya. Lidia sedang berpesta ria dengan kawan-kawannya. Ia punya masalah sendiri. Cintanya ditolak oleh Rusdi (Rano Karno), pacar Mirna sejak di kampung, yang menumpang di rumah itu, tapi lalu diusir karena ulah Lidia. Ayah tiri Mirna, Wijaya, juga sedang mengalami masa suram dalam bisnisnya. Sementara istrinya Farida yang bekerja untuk menghidupi keluarga itu disalah-salahkan, dan agaknya sudah lama menahan beban keluarga "kacau" itu. Ia mengajukan cerai. Malam pertama Mirna di rumah itu merupakan penyelesaian masalah keluarga Wijaya. Mengenang masa lalu, mengaku bersalah, dlsb. Farida sendiri juga menjelaskan duduk perkara pribadinya pada Mirna. Pagi hari semuanya selesai. Rusdi pun datang dan diterima kembali dalam keluarga Wijaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar