Senin, 31 Januari 2011

BODOH-BODOH MUJUR / 1981

BODOH-BODOH MUJUR

Film ini lebih merupakan himpunan kelucuan. Otong Lenon yang punya tubuh cebol, tidak betah lagi tinggal di kampungnya, Sumatra Barat. Maka ia mencari jalan untuk pergi. Jalan yang didapat: masuk koper pedagang. Keributan terjadi di bea cukai ketika koper dibuka. Pemilik koper tadi dituduh menyelundupkan anak, sementara istrinya di rumah mencurigainya punya bini muda, karena sampai malam belum juga pulang. Peristiwa di bea cukai selesai, koper dibawa pulang dan sang pedagang menjelaskan pada istrinya apa yang terjadi. Koper besar pesanan istrinya dibuka lagi. Ada Otong lagi di dalam koper. Maka karena kasihan, Otong diterima sebagai pembantu dan lalu bekerja di rumah makan milik pedagang tadi. Di setiap tempat, kekonyolan terjadi, hingga Otong sering dipecat, tapi kemudian mudah dapat kerja lagi. Mujur. Akhirnya Otong berusaha puntung rokok dan menjadi pengusaha besar puntung rokok. Sial lagi. Perusahaannya dipertaruhkan dalam pertandingan sepak bola PSSI lawan Argentina. Otong memihak Argentina. Otong kalah dan kembali luntang-lantung. Di bandara ia melihat pedagang di awal cerita mau pergi ke luar negeri dengan koper besarnya. Otong berniat bertualang lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar