Rabu, 15 Februari 2012

BANDUNG / BANDOENG - WEST JAVA

West Java 1947-1953 

1e divisie "7december" Nederlands-Indie 

Opgedragen aan alle militairen van de 1e divisie "7 december".Foto-collage 2-1-AAT West Java
"Wij werden geroepen"






BANDUNG

Bandoeng 1910-1930


 Mulai mendekati tahun 1920an Bandung mulai mekar bagai bunga di musim semi. Pada saat itu situasi seakan berpihak pada kota baru ini. Jalur kereta sudah dibuka 30 tahun yang lalu dan mobil-mobil pun sudah mulai terbiasa lalu lalang di tengah kota. Kota ini sudah tidak lagi terisolasi dari dunia.

Perkebunan di sekeliling Bandung adalah sumber pendapatan yang luar biasa untuk modal pembangunan kota. Golongan pengusaha kaya di Bandung, golongan Pribumi, para pendatang dan pemerintah kota begitu bangga pada kota miliknya. Mereka bahu membahu mempercantik kota kecil ini. Setiap orang memiliki kontribusi masing-masing untuk kota berjulukan "The Garden of Allah" ini.

Saat itu Bandung seakan berkata pada dunia ,"Aku sudah bangun, aku siap menyilaukan pandangan kalian semua"


 
 Kota Bandung dengan suasana kegiatan sehari-harinya, diawali perjalanan lokomotif, Hotel Savoy Homann dan beberapa bangunan landmark, terdengar juga suara hiruk-pikuknya warga yang berbaur dengan warga lainnya pada saat itu.

Bandoeng 1912-1930

 about bandung and children, playing at the park 1920s

Wajah Kota Bandung pada saat itu diibaratkan Parijs van Java atau kota Paris di Pulau Jawa, terlihat deretan bangunan landmark bergaya eropa seperti Gedung Sate, Villa Isola, De Javasche Bank (sekarang Bank Indonesia), Gedung Denis (sekarang Bank Jabar & Banten), Gedung Merdeka dll. disuguhi dengan aktivitas warga serta alat transportasi pada zamannya itu.



Hallo Bandoeng - Willy Derby


Wieteke van Dort - Hallo Bandoeng




Nieuws uit Indonesië - Terroristen in Zuid-Bandoeng (1946)





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar