Jumat, 12 Agustus 2011

L.K. HASANUDIN / LIAU KWAN HIEN 1955-1963


L.K. HASANUDIN
LIAU KWAN HIEN

LK Hasanudin tadinya Liau Kwan Hien.



ANTARA TIMUR DAN BARAT1963TURINO DJUNAIDY
Director Of Photography
LEMBAH HIDJAU1963HASMANAN
Director Of Photography
BERTAMASJA1959DJOKO LELONO
Director Of Photography
BERBUDI1956L.K. HASANUDIN
Director
LOMPONG SAGU1960L.K. HASANUDIN
Director
MALAM MINGGU1955L.K. HASANUDIN
Director
KARTIKA AJU1963TURINO DJUNAIDY
Director Of Photography.



BERBUDI / 1956

Saman (Arfandi) dan Yati (Henny Temple) adalah dua anak yatim piatu yang diasuh Tinah (Sofia), tukang kopi. Ditolong pula oleh Bus (Hardjo Muljo), tukang cukur. Tapi ada pengganggu, si lintah darat Idris (Daeng Harris). Setelah tertimpa musibah kebakaran, Tinah terpaksa pinjam uang kepada Idris. Dianggap sudah terjerat si lintah darat, namun nyatanya Tinah sadar ingin membuka warung lagi, demi anak-anak...

LOMPONG SAGU (1960)

Bagio, Dradjat, Iskak dan Barnas bekerja di kantor sama. Keempat pemuda lucu ini selalu dianggap remeh oleh Harun (Efdal B. Nasution), yang baru saja lulus sarjana. Suatu hari direktur mereka diundang dalam malam perpisahan mahasiswa. Karena tak bisa datang, empat pemuda tadi ditugaskan menggantikan direktur. Dalam pesta itu mereka jumpa dengan Yetti (Ida Nursanti), yang mengisi acara dengan deklamasi. Dradjat sangat tertarik, apalagi ia tinggal di dekat pak Karim (A Thys), tetangga ayahnya di kampung. Suatu hari Dradjat dan kawan-kawannya lewat tempat Yetti latihan musik. Tanpa terasa Dradjat melanggar mobil. Kejadian ini membuat Dradjat ketemu lagi dengan Yetti, yang bersama kawan-kawannya menolong Dradjat yang terluka. Akhirnya: Dradjat jatuh pingsan, ketika tahu bahwa Yetti adalah anak direkturnya yang dipertunangkan dengan Harun.


MALAM MINGGU ( 1955)
Seorang pekerja pabrik yang jujur menemukan gelang tangan. Dia pungut dengan maksud untuk mengembalikannya. Karena tak menemukan pemiliknya, barang itu dibawa pulang. Teman sekamar anggap dia mencuri. Terjadi perkelahian. Keduanya lalu ke kantor polisi. Di sana ketemu seorang perempuan yang ternyata pemilik barang yang hilang itu. Gara-gara hilang itu si perempuan baru tahu, bahwa gelang pemberian sang suami itu bukan emas asli, melainkan imitasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar