Rabu, 08 Juni 2011

TELAGA AIR MATA / 1986

TELAGA AIR MATA

Yeni (Nena Rosier), remaja yang tumbuh dalam keluarga berantakan, berusaha menemukan ayah kandungnya. Yang dijumpai: penderitaan yang berlarut-larut. Mula-mula ia diperkosa ayah tirinya, lalu masuk rumah sakit jiwa, tempat ia berkenalan dengan Dr. Leo (Frans Tumbuan). Ia sebenarnya tidak sakit seperti keterangan dokternya. Karenanya, Surtini alias Tince (Ully Artha), saudaranya, membawanya keluar dari rumah sakit jiwa.

Yeni dibawa ke rumah bordil tempat kerja Tince, tapi belum sempat praktik. Hakim (Bambang Hermanto), yang sudah cukup umur dan tak bahagia dengan perkawinan pertamanya, jatuh hati dan menjadikannya istri kedua. Terakhir datang Burhan (Hendra Cipta), suami pertama ibu Yeni, masuk penjara karena membunuh. Burhan minta tubuh Yeni, sementara ibunya tak bisa apa-apa. Yeni berusaha lari, tapi digagalkan Burhan yang lalu mencekik Yeni. Ibunya meledak. Burhan ditusuk. Burhan juga menusuk ibu Yeni. Dua-duanya mati.

Tujuh bulan kemudian Yeni hamil. Hakim menolak mengakui bayi dalam kandungannya, karena rahasia perkawinannya terbongkar akibat adanya kasus Burhan dan ibu Yeni yang mati. Yeni memilih pergi dan mempertahankan bayinya. Leo yang sejak Yeni pergi dari rumah sakit, terus berusaha mencari, akhirnya menemukan Yeni jadi penyelamat perjalanan derita Yeni. Dibukalah siapa ayah Yeni sesungguhnya berkat penyelidikan Leo dari cerita pembantu Yeni waktu masih anak-anak. Dia adalah ahli purbakala asing yang bekerja di Mojokerto. Ayah Yeni kecewa karena penyelewengan istrinya, dan meninggal dalam sebuah kecelakaan. Ayah Yeni ini juga yang memelihara Leo, yatim piatu, waktu kecil dan membiayai pendidikannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar