Minggu, 19 Juni 2011

LINTAH DARAT / 1941

LINTAH DARAT

Meski kakak-adik, Asnah bersifat kasar dan adiknya, Kumala, berbudi halus. Walau Asnah menaruh hati pada Safi'i, namun lelaki itu lebih tertarik pada Kumala yang lembut. Karena kecewa, Asnah lari ke kota dan jadi penyanyi. Ia mendapat banyak uang, tetapi tidak membantu keluarga. Akibatnya, untuk mengobati ibunya yang sakit keras, Kumala terpaksa meminjam pada Karim, seorang lintah darat. Sang ibu tak tertolong, meninggal dunia. Harta peninggalan yang tidak banyak disita oleh Karim sebagai pembayar hutang. Padahal, Asnah adalah istri lintah darat itu. Dalam keadaan luntang-lantung, Kumala bertemu Safi'i, yang menjadi anggota perkumpulan pemberantas praktek lintah darat. Sekali waktu Safi'i mengerahkan massa untuk menyerbu Karim. Asnah sudah dilepas oleh Karim karena bosan. Safi'i dan Kumala hidup bahagia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar