Selasa, 21 Juni 2011

DJIWA KOLONIAL / 1964

DJIWA KOLONIAL

Tahun 1961 Indonesia menerjunkan pasukan payung di Irian Barat yang masih dikangkangi Belanda. Buruh menyokong perjuangan untuk mengembalikan Irian Barat (Irian Jaya/Papua) itu dengan mengambil-alih perkebunan dan pabrik gula milik Belanda. Walau Irian Barat telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, tapi produksi gula malah menurun. Meski penjajah (kolonial) telah angkat kaki, tampaknya "jiwa kolonial" masih melekat di sebagian dada. Sinder muda Jono jadi pahlawan di mata rakyat, setelah berhasil melumpuhkan Kasno, biang kerok menurunnya produksi gula.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar