Rabu, 09 Februari 2011

UCIK SUPRA 1990-1993

UCIK SUPRA
Walaupun blog ini khusus buat sineas dari tahun 1900-1992, tetapi sayang sekali Ucik mulai naik namanya disaat film sudah mulai mati suri dan diakhiri oleh FFI'92 dan dimulailah exportir film-film Hollywood dari Amerika yang di tukar bisnis dengan Textile dari Indonesia. Sebahagian orang menganggap pertukaran dagang ini adalah mengorbankan budaya dan seni Indonesia, karena Textile di tukar dengan film Import Hollywood. Sebahagian orang lain malah menganggapnya baik, karena film Indonesia saat itu toh terus-terusan menampilkan film yang tidak bermoral (Paha Dada Selangkangan), sedangkan Indonesia kesulitan dalam menjual Textilenya, maka di setujui dengan pertukaran dagang dengan film Hollywood. Dampak dari ini semua sangat drastis sekali, bukan hanya film Indonesia saja yang kalah saing dengan Hollywood, tetapi film India, HK/China juga kena Imbas. Semua keran film Import di tutup kecuali film Hollywood. Walhasil tidak pernah muncul lagi film India, China dan lainnya. Karena kebanjiran import film Hollywood, harus ada kongsi dagang lagi dengan importir dan pengusaha bioskop 21 subentra, sehingga bioskop lokal mati pelan-pelan.


Ucik Supra muncul disaat situasi ini. Bahkan film Badut-badut Kotanya tidak laku (kalau tidak salah tidak sempat tayang malah, karena ada sedikit kontroversi dalam film itu. Tetapi kalau tidak salah malah sempat di putar di festival film Australia. Karena saya sendiri menonton film itu di acara khusus dalam perfilman Brithis di Jakarta.) Dan setelah itu Ucik terjun ke Sinetro, sama seperti pembuat film lainnya, karena dari situ mereka bisa mendapatkan uang, dengan cara nyemplung di Sinetron. Diawali dari RCTI, SCTV, lalu tumbuh banyak TV swasta lainnya. Saya masih ingat ketika serial sinetronya Rumah Kardus mendapat penghargaan dari Bandung Film Festival sebagai tayangan terpuji. Walaupun Ucik Supra adalah sutradara otodidak yang cukup dihormati karena dianggap berhasil menyutradarai film komedi satir Rebo & Robby (1990) dan Badut-badut Kota (1993).

REBO & ROBBY 1990 UCIK SUPRA
Director
BADUT-BADUT KOTA 1993 UCIK SUPRA
Director.
PANGGUNG PINGGIR KALI 2004

1 komentar: