Senin, 14 Februari 2011

SK 3 Menteri

Banyaknya film impor, teru- tama film llandarin, merupakan problema baru @i pemasaran film nasional. Bioskop terikut mendapat sorotan keras. Memarq ada beberapa film Inclonesia yang memperoleh penonton ekup lumayan, bahkan ada juga yang meletihi film impor. Tapi plqper yang fitmnya mengatami plof, banyak yang gulung tikar larena fodal yang grtuhan juta praktis jadi habis. Menghadapi ini, katangan film mengambil langkah baru. Bukannya meningkatkan mutu filmnya, metain- kan berpaling kepada - penonton tingfd k*ahan. Film_film vann seditFsodih dan uanyotan-uanioJ"X mulai bermunqrlan garah ini ppFl merase tiOa saatnva untuk menadakan Festiva rifm ia6i Sejak 1973 dibentuktah V;il;; Nasionat Festivat Fitm hd;;sia; yaitu badan yang menyetenggaraian- Kgtaran fesilival_festival nim di Indonesia. Dalam situasi ini grat,i produksi terus naik. Segata ;enij nfm uoang, banyak yang terjun tehlni. Maka kembatilah kemudian situasi s€p€rti tahun S0_an. g"nrrL film tertumpuk tidak mendapat-iiiro_ king di bioskopbioskop. T€bi p;rj;- angan untuk melawan keadaan ini tidak segigih dutu. Karena ienal nyakan goduser bukanlah or"nt- orang film mumi, yang meno- gantungkan usaha Oan trlOupnya pacl"a film melulu.

Mereka umumnyi punya usaha lain. Jadi biar orang-orang R[m yang memperjoangkan. Kalau tidak rymastf gampang saja mereka me_ nrnggatkan film, untuk meneruskan usahanya yarq lain. Keadaan ini sampai-sampai menclorong pam mahasiswa meno_ adakan "Genakan Mencintai Fii; Nasional" bortempat di pusat per_ trtman. Dialog antara mahasisva, y.rkjl. masyaraket, dan orang fi6; diadakan. Namun usafta ini" peng- aruhnya tidak torasa. Semintaia I bioskop dan film Impod teilap menjadi "tertuduh utama". Akhimya @a 1975 kedua lertuduh" itu diUndak, dengan keluamya SK 3 ilenteri. Quota impod torus ditsken dari 6{[ jn paling sodikit 2. han untuk tiap film. Untuk pelalcsanaannya, dibentuk P.T. Perfilm (Peredaran Film Indonesia)
*
Push*a : Tfr PPFI dalam
WlAaran *juatr prfrtman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar