Rabu, 02 Februari 2011

PUTRI DARI MEDAN / 1954

PUTRI DARI MEDAN

Gatot dan adik-adiknya, Brahim dan Saimun, mendirikan Gerakan Anti Kawin. Suatu waktu datang surat dari abang tertua mereka di Medan, meminta agar sudi mengasuh Tineke, anak tunggalnya. Tineke mengaku bernama Dinah, sedangkan Tineke yang disangka Gatot dan kawan-kawannya, anak kecil, belum dibawa karena sakit. Kedatangan Dinah, yang belakangan membawa pula kawan-kawan gadis, membuat goyah pertahanan mereka yang berniat akan membujang untuk selamanya itu.


Sejak sukses lewat "Puteri Solo" (1953), Titien Sumarni laris, sehingga sanggup mendirikan perusahaan sendiri. R. Mustari adalah suami Titien Sumarni.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar