Kamis, 24 Februari 2011

Idris Sardi



IDRIS SARDI

MELAWAN BADAI 1974 ARIFIN C. NOER
Composer
MEREKA KEMBALI 1972 NAWI ISMAIL
Composer
BANDUNG LAUTAN API 1974 ALAM SURAWIDJAJA
Composer
LAKI-LAKI DALAM PELUKAN 1977 BOBBY SANDY
Composer
LAKI-LAKI BINAL 1978 ARIZAL
Composer
DENDAM SI ANAK HARAM 1972 SISWORO GAUTAMA
Composer
DEWI 1974 AMI PRIJONO
Composer
SEMOGA KAU KEMBALI 1976 MOTINGGO BOESJE
Composer
ROMI DAN JULI 1974 HASMANAN
Composer
DOEA TANDA MATA 1984 TEGUH KARYA
Composer
PERAWAN BUTA 1971 LILEK SUDJIO
Composer
AKIBAT KANKER PAYUDARA 1987 FRANK RORIMPANDEY
Composer
PETIR SEPANDJANG MALAM 1967 S. WALDY
Composer
OMBAKNYA LAUT MABUKNYA CINTA 1978 ABRAR SIREGAR
Composer
CINTAKU DI WAY KAMBAS 1990 IWAN WAHAB
Composer
INSAN KESEPIAN 1986 BAMBANG IRAWAN
Composer
BANTENG BETAWAI 1971 NAWI ISMAIL
Composer
JEMBATAN MERAH 1973 ASRUL SANI
Composer
TAKSI JUGA 1991 ISMAIL SOEBARDJO
Composer
SELALU DI HATIKU 1975 HASMANAN
Composer
SEKUNTUM MAWAR PUTIH 1981 MOCHTAR SOEMODIMEDJO
Composer
NAGA MERAH 1976 FRITZ G. SCHADT
Composer
PENDEKAR SUMUR TUDJUH 1971 REMPO URIP
Composer
IBUKU MALANG IBU TERSAYANG 1990 ABDI WIYONO
Composer
SI MANIS JEMBATAN ANCOL 1973 TURINO DJUNAIDY
Composer
JANGAN MENANGIS MAMA 1977 SOFIA WD
Composer
DJAMPANG MENCARI NAGA HITAM 1968 LILIK SUDJIO
Composer
BERNAFAS DALAM LUMPUR 1970 TURINO DJUNAIDY
Composer
BING SLAMET KOBOI CENGENG 1974 NYA ABBAS AKUP
Composer
FLAMBOYANT 1972 SJUMAN DJAYA
Composer
ANAK-ANAK TAK BERIBU 1980 MAMAN FIRMANSJAH
Composer
PETUALANG-PETUALANG 1978 ARIFIN C. NOER
Composer
TELESAN AIR MATA IBU 1974 IKSAN LAHARDI
Composer
IBUNDA 1986 TEGUH KARYA
Composer
NODA TAK BERAMPUN 1970 TURINO DJUNAIDY
Composer
SI MAMAD 1974 SJUMAN DJAJA
Composer
TUTUR TINULAR 1989 NURHADIE IRAWAN
Composer
LISA 1971 M. SHARIEFFUDIN A
Composer
MAWAR RIMBA 1972 F. SUTRISNO
Composer
SECERAH SENYUM 1977 ARIZAL
Composer
LAGU UNTUKMU 1973 ISHAK SUHAYA
Actor.Composer
KK 17 1964 M.D. ALIFF
Composer
PERKAWINAN 1972 WIM UMBOH
Composer
ANNA MARIA 1979 HASMANAN
Composer
KARMILA 1975 AMI PRIJONO
Composer
TERMINAL CINTA 1977 ABRAR SIREGAR
Composer
PERMATA BUNDA 1974 WISJNU MOURADHY
Composer
MELINTAS BADAI 1985 SOPHAN SOPHIAAN
Composer
PARA PERINTIS KEMERDEKAAN 1977 ASRUL SANI
Composer
KUBERIKAN SAGALANYA 1992 GALEB HUSEIN
Composer
PENGANTIN REMAJA 1971 WIM UMBOH
Composer
PENGANTIN REMAJA 1991 WIM UMBOH
Composer
KEMBANG-KEMBANG PLASTIK 1977 WIM UMBOH
Composer
MEI LAN, AKU CINTA PADAMU 1974 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
WIDURI KEKASIHKU 1976 SOPHAN SOPHIAAN
Composer
SI BUTA DARI GUA HANTU 1970 LILIK SUDJIO
Composer
PAHITNYA CINTA MANISNYA DOSA 1978 WAHAB ABDI
Composer
MISTRI DI BOROBUDUR 1971 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
GERSANG TAPI DAMAI 1977 WAHYU SIHOMBING
Composer
API DIBUKIT MENORAH 1971 D. DJAJAKUSUMA
Composer
LAKI-LAKI TAK BERNAMA 1969 WIM UMBOH
Composer
KEMASUKAN SETAN 1974 LUKMAN HAKIM NAIN
Composer
PEMBALASAN SI PITUNG 1977 NAWI ISMAIL
Composer
YANG MUDA YANG BERCINTA 1977 SJUMAN DJAYA
Composer
RANJANG PENGANTIN 1975 TEGUH KARYA
Composer
SERIBU JANJI KUMENANTI 1972 ISKAN LAHARDI
Composer
YULI BUAH HATI KEKASIH MAMA 1977 M. SHARIEFFUDIN A
Composer
MIMPI SEDIH 1974 WILLY WILIANTO
Composer
RINA 1971 ABUBAKAR DJUNAEDI
Composer
ATHEIS 1974 SJUMAN DJAYA
Composer
ISTRIKU SAYANG ISTRIKU MALANG 1977 WAHAB ABDI
Composer
DERITA TIADA AKHIR 1971 IKSAN LAHARDI
Composer
BIARLAH AKU PERGI 1971 WIM UMBOH
Composer
KEKASIH 1977 BOBBY SANDY
Composer
KEKASIHKU IBUKU 1971 TURINO DJUNAIDY
Composer
AIR MATA KEKASIH 1971 LILIK SUDJIO
Composer
BADAI LAUT SELATAN 1991 NURHADIE IRAWAN
Composer
TJOET NJA DHIEN 1986 EROS DJAROT
Composer
DJAKARTA BY PASS 1962 LILIK SUDJIO
Composer
DJAKARTA - HONGKONG - MACAO 1968 TURINO DJUNAIDY
Composer
PENUNGGANG KUDA DARI TJIMANDE 1971 CHITRA DEWI
Composer
DIBALIK PINTU DOSA 1970 M. SHARIEFFUDIN A
Composer
YATIM 1973 BAY ISBAHI
Composer
PONDOK CINTA 1985 WIM UMBOH
Composer
RATNA 1971 HASMANAN
Composer
DORCE KETEMU JODOH 1990 MARDALI SYARIEF
Composer
DON AUFAR 1986 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
PENDEKAR BAMBU KUNING 1971 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
TUAN TANAH KEDAWUNG 1970 LILIK SUDJIO
Composer
SATU MALAM DUA CINTA 1978 USMAN EFFENDY
Composer
PENYESAIAN SUMUR HIDUP 1986 FRANK RORIMPANDEY
Composer
RATAPAN SI MISKIN 1974 SANDY SUWARDI HASSAN
Composer
RATAPAN DAN RINTIHAN 1974 SANDY SUWARDI HASSAN
Composer
DR. FIRDAUS 1976 ARIZAL
Composer
ANGKARA MURKA 1972 CHAIDIR RACHMAN
Composer
SEGENGGAM HARAPAN 1973 WAHAB ABDI
Composer
BAYI TABUNG 1988 NURHADIE IRAWAN
Composer
DIKEJAR DOSA 1974 LUKMAN HAKIM NAIN
Composer
NOESA PENIDA 1988 GALEB HUSEIN
Composer
WANITA SEGALA ZAMAN 1979 HASMANAN
Composer
MATJAN KEMAJORAN 1965 WIM UMBOH
Composer
APA JANG KAUTANGISI 1965 WIM UMBOH
Composer
SENDJA DI DJAKARTA 1967 NICO PELAMONIA
Composer
PENGEMIS DAN TUKANG BECAK 1978 WIM UMBOH
Composer
PESTA MUSIK LA BANA 1960 MISBACH JUSA BIRAN
Composer
BULAN MADU 1979 AWALUDIN
Composer
GARA-GARA ISTRI MUDA 1977 WAHYU SIHOMBING
Composer
OPERASI TINOMBALA 1977 M. SHARIEFFUDIN A
Composer
BUDAK NAFSU 1983 SJUMAN DJAYA
Composer
CINTA PUNYA MAU 1989 CHRIST HELWELDERY
Composer
CINTA PERTAMA 1974 TEGUH KARYA
Composer
TIADA JALAN LAIN 1972 HASMANAN
Composer
TIADA WAKTU BICARA 1974 SANDY SUWARDI HASSAN
Actor.Composer
TIADA MAAF BAGIMU 1971 M. SHARIEFFUDIN A
Composer
PACAR KETINGGALAN KERETA 1988 TEGUH KARYA
Composer
DIANTARA ANGGREK BERBUNGA 1972 REMPO URIP
Composer
PESONA NATALIA 1986 NASRI CHEPPY
Composer
PUTIHNYA DUKA KELABUNYA BAHAGIA 1989 FRANK RORIMPANDEY
Composer
SAMIUN DAN DASIMA 1970 HASMANAN
Composer
RATU DISCO 1978 A. MALIK ZAKARIA
Composer
AKU CINTA PADAMU 1974 HASMANAN
Composer
TOKOH 1973 WIM UMBOH
Composer
MALAM JAHANAM 1971 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
MATINJA SEORANG BIDADARI 1971 WAHYU SIHOMBING
Composer
MAMA 1972 WIM UMBOH
Composer
RIO ANAKKU 1973 ARIFIN C. NOER
Composer
HONOUR 1974 BOBBY SANDY
Composer
ANANDA 1970 USMAR ISMAIL
Composer
ANJING-ANJING GELADAK 1972 NICO PELAMONIA
Composer
SEMBILAN 1967 WIM UMBOH
Composer
ORANG-ORANG LIAR 1969 TURINO DJUNAIDY
Composer
TAK SEINDAH KASIH MAMA 1986 HASMANAN
Composer
CINTA 1975 WIM UMBOH
Composer
SI KABAYAN 1975 BAY ISBAHI
Composer
SOERABAIA 45 1990 IMAM TANTOWI
Composer
DAN BUNGA-BUNGA BERGUGURAN 1970 WIM UMBOH
Composer
FAJAR MENYINGSING 1975 MARHADI JF
Composer
INTAN MENDULANG CINTA 1981 DJAMAL HARPUTRA
Composer
INTAN PERAWAN KUBU 1972 A.N. ALCAFF
Composer
BALAS DENDAM 1975 BOBBY SANDY
Composer
ARIE HANGGARA 1985 FRANK RORIMPANDEY
Composer
RAKIT 1971 SANDY SUWARDI HASSAN
Composer
KUGAPAI CINTAMU 1977 WIM UMBOH
Composer
DARA-DARA 1971 CHITRA DEWI
Composer
PEREMPUAN 1973 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
SISA-SISA LASKAR PAJANG 1974 C.M. NAS
Composer
DUNIA BELUM KIAMAT 1971 NYA ABBAS AKUP
Composer
SESUATU YANG INDAH 1976 WIM UMBOH
Composer
TANGISAN IBU TIRI 1974 YUNG INDRAJAYA
Composer
PACAR PERTAMA 1986 SAM SARUMPAET
Composer
SORTA 1982 ABRAR SIREGAR
Composer
SUNAN KALIJAGA DAN SYECH SITI JENAR 1985 SOFYAN SHARNA
Composer
HATIKU DALAM HATIMU 1973 SUSILO SWD
Composer
NYI AGENG RATU PEMIKAT 1983 SISWORO GAUTAMA
Composer
GAUN PENGANTIN 1974 BOBBY SANDY
Composer
SI PITUNG 1970 NAWI ISMAIL
Composer
CHICHA 1976 EDUART P. SIRAIT
Composer
DJEMBATAN EMAS 1971 IKSAN LAHARDI
Composer
DIMANA KAU IBU 1973 HASMANAN
Composer
SEANDAINYA AKU BOLEH MEMILIH 1984 WAHAB ABDI
Composer
IMPAS 1971 SANDY SUWARDI HASSAN
Composer
SENTUHAN CINTA 1976 BOBBY SANDY
Composer
GEMA HATI BERNYANYI 1987 ADISOERYA ABDY
Composer
JANJI SARINAH 1976 ARIZAL
Composer
CHRISTINA 1977 I.M. CHANDRA ADI
Composer
SENYUM DIPAGI BULAN DESEMBER 1974 WIM UMBOH
Composer
SENYUM DAN TANGIS 1974 ARIZAL
Composer
ROMANSA 1970 HASMANAN
Composer
DEMI ANAKKU 1979 PITRAJAYA BURNAMA
Composer
DEMI CINTA 1974 MATNOOR TINDAON
Composer
POTRET 1991 BUCE MALAWAU
Composer
SI RANO 1973 MOTINGGO BOESJE
Composer
JAUH DI MATA 1973 WILLY WILIANTO
Composer
SENYUM UNTUK MAMA 1980 M. SHARIEFFUDIN A
Composer
WADJAH SEORANG LAKILAKI 1971 TEGUH KARYA
Composer
HALIMUN 1982 SOFIA WD
Composer
DIUDJUNG BADIK 1971 AWALUDIN
Composer
KETIKA DIA PERGI 1990 BUCE MALAWAU
Composer
MARIA, MARIA, MARIA 1974 HASMANAN
Composer.


WHO's Idris Sardi (lahir di Batavia, Hindia Belanda (sekarang Jakarta), 7 Juni 1938; umur 71 tahun) adalah seorang pemain biola yang sangat berbakat dan luar biasa sekali, hingga kini di Indonesia belum ada yang bisa menandinginya. Ia adalah anak dari pemain biola Orkes RRI Studio Jakarta, Bp. Sardi.


Idris Sardi adalah anak Dari M.Sardi bapak perintis ilustrasi musik film, karena M Sardi lah yang pertama kali membuat ilustrasi film secara khusus dan kesinambungan di JIF (java Indrustri Film)




Latar Belakang

Pada usia enam tahun, pertama kali mengenal biola. Pada umur sepuluh tahun ia sudah mendapat sambutan hangat pada pemunculannya yang pertama di Yogyakarta tahun 1949. Boleh dikatakan sebagai anak ajaib untuk biola di Indonesia, karena di usia muda sekali sudah lincah bermain biola (seperti Mozart di Eropa dalam komposisi).

Tahun 1952 Sekolah Musik Indonesia (SMIND) dibuka, dengan persyaratan menerima lulusan SMP atau yang sederajat. Pada tahun 1952, Idris Sardi baru berusia 14 tahun, sehingga ia belum lulus SMP, namun karena permainannya yang luar biasa ia bisa diterima sebagai siswa SMIND tersebut. Bersama temannya yang juga pemain biola, Suyono (almarhum) namun bukan anak ajaib, yang lebih tua 2 tahun merupakan dua orang siswa SMIND yang berbakat sekali.

Pada orkes slswa SMIND pimpinan Nicolai Varvolomejeff, tahun 1952 Indris yang masih memakai celana pendek dalam seharian duduk sebagai concert master pada usia 14 tahun, duduk bersanding dengan Suyono. Rata-rata siswa SMIND berusia di atas 16 tahun.

Guru biola Idris waktu di Yogyakarta (1952-1954) adalah George Setet, sedangkan pada waktu di Jakarta (setelah 1954) adalah Henri Tordasi. Kedua guru orang Hongaria ini telah mendidik banyak pemain biola di Indonesia (orang Hongaria adalah pemain biola unggul).


Karir Musik

Ketika M. Sardi meninggal, 1953, Idris dalam usia 16 tahun harus menggantikan kedudukan sang ayah sebagai violis pertama dari Orkes RRI Studio Jakarta pimpinan Saiful Bahri.

Pada tahun 60-an, Idris beralih dari dunia musik biola serius, idolisme Heifetz, ke komersialisasi Helmut Zackarias.

Seandainya dulu Idris Sardi belajar klasik terus dengan Jascha Heifetz atau Yahudi Menuhin, maka ia akan menjadi pemain biola kelas dunia setingkat dengan Heifetz dan Mehuhin. Namun, meskipun dia belum pernah belajar biola di luar negeri, ia tetap setingkat dengan Zacharias.

Orang Indonesia yang belajar dengan Haifetz adalah Ayke (Liem) Nursalim, yang kini masih berada di AS, dan merupakan wanita pemain biola Indonesia yang terpandang (dulu di usia 4 tahun/1955 di Yogyakarta sudah main di orkes, tapi bukan anak ajaib seperti halnya Idris Sardi).

Penghargaan

Penghargaan yang diraih antara lain sebagai komponis dan ilustrator musik untuk film. Mendapat piala citra untuk Penata Musik Terbaik antara lain dalam Film-film


Kehidupan pribadi

Ia juga ayah dari pemain film Santi Sardi dan pemeran muda Indonesia Lukman Sardi dari pernikahannya Zerlita. Setelah perceraiannya dengan Marini, Perkawinannya yang ketiga adalah dengan Ratih Putri.

Sardi mempunyai seorang murid yang telah sukses menjadi violis perempuan papan atas Indonesia, yaitu Maylaffayza Wiguna. Ia juga pernah terkenal karena memiliki tanda nomor kendaraan "B 10 LA" yang dapat dibaca "biola". Setelah hal ini dipublikasikan secara luas, ia merasa tidak nyaman karena menjadi perhatian masyarakat ke manapun ia pergi. Karena hal ini Sardi mengganti nomor kendaraannya dengan nomor biasa.


Biografi :

Idris Sardi adalah seorang musisi senior dan dikenal sebagai maestro dalam memainkan biola. Lahir di Jakarta, 7 Juni 1938, Idris pertama kali mengenal biola pada usia enam tahun. Namun pada usia sepuluh tahun, dirinya mendapat sambutan hangat pada kemunculan pertamanya di konser Akademi Musik Indonesia (AMI) di Gedung Negara, Yogyakarta pada 1949.

Ketika ayahnya, M. Sardi meninggal dunia pada 1953, Idris menggantikan kedudukan beliau sebagai violis pertama merangkap pimpinan Orkes RRI Jakarta, dalam usia 14 tahun. Kesempatan itulah yang kemudian mengantarkan kemampuannya dikenal dunia sebaga maestro biola.

Idris sendiri dalam perjalanan hidupnya pernah menikah dengan model dan bintang film Marini, meski kemudian berakhir dengan perceraian. Ia kemudian menikah dengan perempuan bernama Ratih Putri.

Ayah dari aktris film Santi Sardi dan aktor Lukman Sardi itu dalam sejarah prestasinya tercatat pernah mendapat penghargaan atas debutnya sebagai komponis dan ilustrator film. Termasuk penobatannya beberapa kalai sebagai pemenang piala citra untuk Penata Musik Terbaik dalam Festival Film Indonesia. Masing-masing film Pengantin Remaja (1971), Perkawinan (1973), Cinta Pertama (1974) dan Doea Tanda Mata (1985).

Nama :

Idris Sardi

Lahir :

Jakarta , 6 Juni 1939

Pendidikan :

SD kelas III,

AMI (Akademi Musik Indonesia), Yogyakarta.

Karier :

Pimpinan Merangkap Violis Orkes RRI Jakarta 1953, Komponis dan Ilustrator musik untuk Film,

Prestasi :

Mendapat Piala Citra untuk Penata Musik Terbaik antara lain untuk Film:

Pengantin Remaja (1971),

Perkawinan (1973),

Cinta Pertama (1974),

Sesuatu yang Indah (1977),

Budak Nafsu (1984),

Doea Tanda Mata (1985),

Ibunda (1986),

Tjoet Nja Dhien (1988),

Noesa Penida (1989),

Kuberikan Segalanya (1992)

Usianya belum genap enam tahun ketika ia merengek-rengek pada ayahnya untuk diajari bermain biola. M. Sardi ayahnya, masih belum mengacuhkan bakat anaknya. Tetapi, ketika ia mendapat sambutan hangat pada pemunculannya yang pertama bersama konser Akademi Musik Indonesia (AMI) di Gedung Negara Yogyakarta, 1949, M. Sardi baru sadar akan keahlian anaknya. Betapa tidak, Idris kecil yang masih berusia 10 tahun, dengan celana pendek, mempesonakan penontonnya, Usai pergelaran, penonton ramai antre menyalaminya. Di antara yang menyalami, terdapat ayahnya.

Usia delapan tahun, Idris sudah belajar menggesek biola pada Nicolai Vorfolomeyeff, seorang musikus pelarian dari Rusia yang turut memimpin Orkes Radio Jakarta. Sebelumnya pernah belajar pada Tordasi.

Idris yang lahir di Jakarta itu masih kelas III SD ketika Nicolai menerimanya sebagai mahasiswa luar biasa AMI di Yogya. Anak sulung dari delapan bersaudara ini mewarisi seni dari kakek dan kedua orangtuanya. Kakeknya pemain musik di Keraton Yogyakarta, dan sang ayah, selain pemain biola kesohor, menjadi illustrator film Indonesia persis profesi Idris sekarang. Dalam film Rencong Aceh yang juga di bintangi oleh ibunya, Hadidjah, ilustrasi film dikerjakan ayahnya.

Bocah cilik Idris sudah menjadi sangat sibuk ketika menjadi mahasiswa luar biasa AMI. Pagi ke RRI, sekolah, kuliah dan bertugas lagi di RRI pada sore harinya. Ia tidak menikmati kehidupan seperrti anak-anak lainnya, misalnya bermain kelereng.

Ketika M. Sardi meninggal, tahun 1953, Idris menggantikan kedudukan sang ayah sebagai violis pertama merangkap pimpinan Orkes RRI Jakarta, dalam usia 14 tahun. Honornya Rp. 1.400. Ini berarti Rp. 150 lebih tinggi dari honor ayahnya.

Pada tahun 60-an, Idris beralih dari dunia musik biola serius, idolisme Heifetz, ke komersialisasi Helmut Zackarias, yang mengaung-ngaung. Ia lantas dituduh oleh para pengamat musik sebagai Pelacur dari dunia serius.

Tapi ini satu-satunya jalan pada waktu itu untuk tetap hidup pada profesi saya, ujar Idris membela diri. Karena tipe Zackarias-lah yang pada waktu itu bisa laku. Waktu itu, di Indonesia belum ada musik serius yang bisa hidup sehat. Nicolai sendiri pernah mengatakan padanya, Kamu harus siap kecewa, atau kamu berkelana ke luar negeri.

Ia hidup berdampingan dengan Ita Zerlyta, kemenakan Bing Slamet, yang dinikahinya April 1968. Pasangan yang menurunkan tiga anak ini akhirnya bubar pada 1981. Idris kemudian menikah dengan Marini, penyanyi cantik yang telah menjanda dua kali. Marini juga membawa tiga anak akhirnya mereka bercerai yang semuannya ikut Idris.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar