Rabu, 09 Februari 2011

Foto


Juru kamera R. Husin dan Max Tera serta paling kanan Usmar Ismail













Usmar Ismail saat ikut shooting dengan Andjar Asmara ketika membuat Film "Djauh Dimata" (1948) Kedua dari kiri : Ali Yugo (aktor), Duduk, kedua dari kiri : sutradara Andjar Asmara, Ratna Asmara (aktris, isteri Andjar) dan juru kamera Denninghoff Stelling. Produksi South Pasifik Film Corporation (SPFC), "Djauh Dimata" (1948). Berdiri, kedua dari kanan : Usmar Ismail



Djamaluddin Malik, Usmar Ismail dan Budiardjo, Menteri Penerangan 1968-1973






Berapa teaming di atas tidak akan disebut lengkap. Tuan perhatikan dari kiri : Usmar Ismail (produser-regisur), Mieke Widjaya (bintang), Anwar (distribusi), Amura (wartawan film) dan Djajakusuma (sutradara)















Gubernur Ali Sadikin dan Usmar Ismail pada Festival Film Asia (Pasifik) 1970 di Jakarta.










Dari Festival Film Asia 1957 di Tokyo : wakil PPFI Usmar Ismail dengan aktris terbaik nona Lin Dai (dalam film "Golden Lotus" dari Hongkong)









Usmar Ismail (ke-3 dari kanan) memegang piala ilustrasi musik untuk film "Harimau Tjampa" pada Festival Film Asia (Pasifik) 1955 di Singapura.




Dua orang tokoh utama film Indonesia, jakni njonja Elly Djamaludin Malik dari Persari dan Pres Direktur Perfini Usmar Ismail dansa bersama pada malam peringatan lima tahun perkawinan dokter dan njonja Jahja (njonja Mimi Jahja adalah Ratu Katjamata Indonesia 1












Usmar Ismail bersalaman dengan Duta Besar Amerika untuk Indonesia









Sutradara Usmar Ismail ketika ia masih berada di Hollywood beberapa waktu jang lalu, bertemu dan bincang-bincang dengan bintang box-office A.S. nomer satu, Rock Hudson.















Kritikus Gayus Siagian (ke-1) dan Usmar Ismail (ke-3) di negeri Belanda tahun 1951.







Usmar Ismail, dalam rangka pembuatan Tauhid (1964), sempat jalan-jalan ke Mesir, tertanggal 9 Mei 1964.





















Festival Film Asia (Pasifik) tahun 1957 di Tokyo. Dari kiri : produser Kwee Thiam Liong (ke-3), Usmar Ismail (ke-5) dan aktor Bambang Hermanto (ke-8)



Produser Kwee Thiam Liong (ke-2 dari kiri), Usmar Ismail (ke-6) dan Bambang Hermanto (paling kanan) dalam acara jamuan makan ketika menghadiri Festival Film Asia (Pasifik) 1957 di Jepang (Tokyo)




Dari kanan : Gubernur Ali Sadikin, Ny. Nani Sadikin dan Usmar Ismail pada Festival Film Asia (Pasifik) 1970 di Jakarta.



Bersama Marlon Brando-Fatmawati di Hollywood













Pembuatan film Gadis Desa













Bersama para artis














Akademi Teater Nasional

1 komentar:

  1. Inilah bapak film Indonesia... sangat bersahaja. :)

    BalasHapus