Rabu, 16 Februari 2011

FFI 1992 Letih nonton film

BIASANYA, Meriam Bellina letih syuting film, tapi kini ia letih menonton film. Sehari paling tidak tiga film ditontonnya tanpa terputus. Untunglah, tugas menonton itu berakhir Sabtu pekan lalu. Meriam, 27 tahun, salah seorang anggota komite seleksi FFI 1992, sudah menyerahkan hasil penilaian nya. Bagaimana dengan bayinya yang masih berusia 6,5 bulan? Meriam mengaku tak begitu mengganggu karena sudah ada yang merawatnya. Lagi pula, si kecil itu tak lagi minum air susu ibu alias ASI. Total, sejak penjurian dilakukan mulai Agustus lalu, Meriam telah menonton 40 film. Tapi ia keberatan menilai mutu film-film tersebut. "Nggak enak, dong, kalau saya ngomong soal film-film itu sekarang. Semua kan masih dalam proses," kata Meriam, yang akan kembali aktif di film Desember mendatang. Memang, film yang diloloskan komite seleksi akan dinilai oleh juri FFI. Jika soal film Meriam boleh bungkam, soal anak tidak. "Sekarang saya merasa lebih komplet, lebih lengkap sebagai wanita," kata istri sutradara Adi Surya Abdi ini dengan bahagia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar