Kamis, 10 Februari 2011

Dari Hal yang Lain Tentang Wim Umboh

Wim Umboh, sutradara film-film cinta Indonesia. Pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 26 Maret 1933, ini meraih 27 Piala Citra yang sebagain sebagai sutradara terbaik, khususnya film cinta. Dia merilis sekurangnya 59 film cinta. Saat menikah untuk ketiga kalinya, dia masuk Islam dengan nama baru, Achmad Salim (31 Mei 1984). Dia meninggal di Jakarta, 24 Januari 1996.














Wim Umboh mengawali karir dari bawah, sebagai tukang sapu di sebuah studio film. Anak bungsu dari 11 bersaudara, ini sudah yatim-piatu sejak berusia enam tahun. Namun, dia masih bisa tamat SMA di tanah kelahirannya. Setamat SMA, dia merantau ke Jakarta, mencari kerja. Dia diterima di studio Golden Arrow sebagai tukang sapu.
Kemudian karena kemahirannya berbahasa Mandarin, lelaki tinggi lumayan (170 cm), ini dipercaya menjadi penerjemah film, dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia. Selain menguasai bahasa Mandarin, dia juga menguasai bahasa Inggris dan bahasa Belanda. Lalu, dia pun dipromosikan sebagai editor. Akhirnya, lelaki pengagum cinta ini menjadi sutradara film ternama, khususnya film bercinta atau bertema cinta. Sekurangnya 59 film, umumnya bertema cinta, hasil karyanya sebagai editor, sutradara bahkan aktor, antara lain: = Sepiring Nasi (1955) = Dibalik Dinding (1955) = Kasih Ibu (1955) = Terang Bulan Terang Di Kali (1956) = Kunang-kunang (1957) = Arriany (1958) = Djuara Sepatu Roda (1958) = Linda (1959) = Istana yang Hilang (1960) = Mendung Sendja Hari (1960) = Djumpa Diperjalanan (1961) = Bintang Ketjil (1963) = Kunanti Djawabmu (1964); = Apa Jang Kau Tangisi (1965) = Matjan Kemajoran (1965) = Sembilan (1967)= Laki-laki Tak Bernama (1969) = Dan Bunga-bunga Berguguran (1970) = Pengantin Remaja (1971) = Biarlah aku pergi (1971) = Mama (1972) = Perkawinan (1972) = Tokoh (1973) = Senyum Dipagi Bulan September (1974) = Cinta (1975) = Smile On A December Morning (1975) = Sesuatu yang Indah (1976) = Kugapai Cintamu (1977) = Kembang-Kembang Plastik (1977) = Pengemis Dan Tukang Becak (1978) = Pedicab Driver The (1979); = Love Blossom For The First Time (1980) = Di sini Cinta Pertama Kali Bersemi (1980) = When Love Breaks Through (1980) = Hidup Tanpa Kehormatan (1981) = Puti Seorang Jenderal (1981) = Perkawinan 83 (1982) = Wedding II (1982) = Johanna (1983) = Pengantin biru biru (1983) = Kabut Perkawinan (1984) = Biarkan Kami Bercinta (1984) = Permata Biru (1984) = Pondok Cinta (1985) = Serpihan Mutiara Retak (1985) = Secawan Anggur Kebimbangan (1986) = Merpati Tak Pernah Ingkat Janji (1986) = Aku benci kamu (1987) = Tatkala Mimpi Berakhir (1987) = Arini II (1988) = Slamet Tinggal Jeanette (1988) = Seputih Kasih Semerah Luka (1988) = Adikku Kekasihku (1989) = Kristal Kristal Cinta (1989) = Bercinta Dalam Mimpi (1989) sebagai aktor = Ayu Genit (1990) = Pengantin (1990) = Pengantin Remaja (1991). Atas karya-karyanya, dia telah meraih sekitar 27 Piala Citra dalam berbagai kategori di antaranya dalam film Pengantin Remaja, meraih Piala Citra untuk film terbaik, sutradara terbaik, editor terbaik dalam FFI 1973. Juga film Cinta, meraih Piala Citra untuk film terbaik, editor terbaik dalam FFI 1976. Dan dalam film Sesuatu yang Indah, meraih Piala Citra sebagai editor terbaik dalam FFI 1977. Petualangan cinta yang mewarnai-film-filmnya, juga tercermin dalam keseharian. Dia menikah tiga kali. Pernikahan pertamanya dengan RO Unarsih, dikaruniai seorang anak perempuan, Maria. Kemudian di tengah kesehariannya menyutradarai film-film cinta, yang sangat mengasyikkan bagi para pengagum dan petualang cinta, Wim Umboh mempersunting Paula Rumokoy, bintang cantik dan seksi yang diorbitkannya sendiri. Seperti drama film cinta yang amat indah (asyik) dan terkadang menyakitkan (akibat penyelewengan atau tidak setia), Wim Umboh juga menghadapi drama cinta dalam kehidupan rumah tangganya. Saat dia jatuh sakit dan sempat dirawat di RS Husada Jakarta karena menderita ginjal, liver dan magg, dia merasa ditinggal para sahabat dan pengagum cintanya, termasuk Paula. Setelah itu, dia menikah lagi untuk ketiga kalinya dengan Inne Ermina Chomid di Interstudio, Jakarta. Saat menikah ketiga kalinya itu, dia memeluk Islam yang disaksikan oleh sutradara Sjuman Djaja dan Misbach Jusa Biran dan berganti nama menjadi Achmad Salim (31 Mei 1984). Dia meninggal dengan tenang di Jakarta, 24 Januari 1996. ►ti/binsar halomoan, dari berbagai sumber, al, Apa & Siapa Sejumlah orang Indonesia 1985-1986.












Film yang Disutradarai oleh Wim Umboh

*
Wedding II 1982
* Johanna 1983
* Arriany 1958
* Pedicab Driver The 1979
* Secawan Anggur Kebimbangan 1986
* Bintang Ketjil 1963
* Perkawinan 83 1982
* Perkawinan 1972
* Love Blossom For The First Time 1980
* Adikku Kekasihku 1989
* Kabut Perkawinan 1984
* Pengantin 1990
* Pengantin biru biru 1983
* Pengantin Remaja 1971
* Pengantin remaja 1991
* Slamet Tinggal Jeanette 1988
* Kembang kembang plastik 1977
* Ayu genit 1990
* Laki laki tak bernama 1969
* Biarkan kami bercinta 1984
* Biarlah aku pergi 1971
* Dibalik dinding 1955
* Kunanti Djawabmu 1964
* Kunang kunang 1957
* Mendung Sendja Hari 1960
* Pondok Cinta 1985
* Arini II 1988
* Terang Bulan Terang Di Kali 1956
* Di sini Cinta Pertama Kali Bersemi 1980
* Serpihan mutiara retak 1985
* Matjan Kemajoran 1965
* Permata Biru 1984
* Yang Negara Si Wanita 1978
* Apa Jang Kau Tangisi 1965
* Djuara Sepatu Roda 1958
* Pengemis Dan Tukang Becak 1978
* Aku benci kamu 1987
* Tokoh 1973
* Djumpa Diperjalanan 1961
* Kasih Ibu 1955
* Mama 1972
* Isamar 1969
* Sembilan 1967
* Cinta 1975
* Dan Bunga bunga Berguguran 1970
* Hidup tanpa kehormatan 1981
* Seputih kasih Semerah luka 1988
*
Tatkala Mimpi Berakhir 1987
* Kugapai cintamu 1977
* Sesuatu yang indah 1976
* Puti seorang jenderal 1981
* Kristal kristal cinta 1989
* Smile On A December Morning 1975
* Bercinta dalam mimpi 1989 sebagai aktor
* When Love Breaks Through 1980
* Istana yang hilang 1960
* Linda 1959
* Merpati tak pernah ingkat janji 1986
* Senyum dipagi bulan September 1974

Sutradara Terbaik di FFI
* 1973 Perkawinan

Nominasi sutradara film terbaik di FFI
* Pengemis dan Tukang Becak
* Secawan Anggur Kebimbangan

aktris dan aktor film meraih piala citra
* Christine Hakim Sesuatu yang Indah
* Ria Irawan Selamat Tinggal Jeanette
* Christine Hakim Pengemis dan Tukang Becak
* Zainal Abidin Usia 18.

Aktris dan Aktor film diNominasikan di FFI
* Mariam Bellina Perkawinan 83
* Zoraya Perucha Pondok Cinta
* Zoraya Perucha Secawan anggur kebimbangan
* Ully Artha Pengemis dan Tukang Becak
* Rima Melati Pondok Cinta
*
Nani Widjaja Selamat tinggal Jeanette
* Rima Melati Arini 11
* Rano Karno Arini 11
* Frans Tumbuhan Pondok Cinta.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar