Rabu, 02 Februari 2011

Chris Pattikawa 1974-1978


Chris Pattikawa
JANGAN BIARKAN MEREKA LAPAR 1974 CHRIS PATTIKAWA
Director
KASIH SAYANG 1974 CHRIS PATTIKAWA
Director
IMPIAN PERAWAN 1976 CHRIS PATTIKAWA
Director
CINTA BERSEMI 1977 CHRIS PATTIKAWA
Director.

Nama
:Christian Pattikwa
Lahir :Ambon, Maluku Utara, 1 Oktober 1940

Pendidikan :SMA,Pendidikan TV dan Film(1963-1965)

Karier :Pemimpin perusahaan PT Aurea Aristo Film,Kepala sub Direktorat Bina Produksi TVRI

Filmografi :

Kasih Sayang (1974),

Jangan Biarkan Mereka Lapar (1975),

Jinak-jinak Merpati (1975),

Impian Perawan (1976),

Cinta Bersemi (1977),

Sopirku Sayang (1978),

Bulu-bulu Cendrawasih (1978)

Penghargaan :

Ambon Jazz Plus (2009)

lahir di Ambon, Maluku Utara, 1 Oktober 1940. Belatar belakang pendidikan SMA, Pendidikan TV dan Film (1963-1965). Memasuki dunia televisi sejak tahun 1962. Pernah memimpin perusahaan PT. Aurea Aristo film yang menghasilkan film Kasih Sayang (1974) dibintangi oleh Rina Hassim (1974) dan film Jangan Biarkan Mereka Lapar (1975) yang dibintangi oleh Enteng Tanamal memperoleh Piala Citra pada FFI 1975 untuk Penata Artistik Terbaik.

Menjadi sutradara dan penulis skenario untuk film Impian Perawan dibintangi oleh Broery Marantika dan Christine Hakim (1976) yang di produksi oleh PT. Sido Film. Juga menyutradarai film Cinta Bersemi yang dibintangi oleh Ade Manuhutu dan Lex Trio (1977), Sopirku Sayang (1978), Bulu-bulu Cendrawasih (1978), dll.

Seniman film seangkatan Enteng Tanamal, Nico Pelamonia dan Jopijaya Purnama ini juga aktif di bidang musik, terutama di tempat ia bekerja, TVRI. Ia adalah orang di belakang layar yang mengorbitkan dan mengelola grup vocal AB-Three. Mantan Kepala sub Direktorat Bina Produksi TVRI ini adalah Ketua Bidang Acara dalam Panitia Tetap Festival Sinetron Indonesia (Pantap FSI) 1994-1998.

Menikah dengan aktris Rina Hassim dan mempunyai anak yang kini menjadi penyanyi Jean Pattikawa itu, pada 9-11 Oktober lalu mendapat penghargaan dari penyelenggara Ambon Jazz Plus karena diniliai berjasa dalam pengembangan musik. Penghargaan ini jga diberikan kepada Chris Kayhatu, Chris Manusama, Enteng Tanamal, Bob Tutupoly, Benny Likumahua dan Bubi Chen.

Ia juga mengusulkan adanya penghargaan Pattimura yang bisa diberikan kepada siapa saja yang berjasa bagi perkembangan Maluku meskipun bukan berasal dari Maluku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar