Sabtu, 29 Januari 2011

PETIR SEPANDJANG MALAM / 1967

PETIR SEPANDJANG MALAM

Film ini seolah terdiri dari dua bagian. Bagian pertama: polisi dipusingkan dengan ulah Djafar (Hadisjam Tahax), bekas pejuang yang jadi perampok dan pembunuh. Entah informasi dari mana, Sambas (Dolf Damora) menguntit Djafar, dan lalu minta bantuan menggrebek rumahnya. Tembak-menembak terjadi. Rumah terbakar. Anak Djafar dan adik iparnya, Jaya (Maruli Sitompul) meninggal terbakar, sementara ibunya (Marlia Hardi) diselamatkan polisi. Bagian kedua: lima tahun kemudian. Sambas yang sudah naik pangkat jadi inspektur hendak cuti ke desanya di Citando. Sebelum berangkat ia diperingatkan atasannya bahwa di desa itu ada sesuatu yang misterius. Penduduk desa menganggapnya hantu atau setan. Karena hujan, kemalaman dan masi jauh ke rumah orangtuanya, ia menginap di rumah bobrok yang dihuni seorang nenek. Nenek ini adalah ibu Djafar yang selamat. Djafar masih hidup dan dialah yang membunuh seorang polisi yang menyelidik misteri di desa itu. Misteri terkuak. Anak Sambas diculik Djafar. Sambas mengejar dan menembak mati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar