Jumat, 28 Januari 2011

PENGEJARAN DI BUKIT HANTU / 1986

PENGEJARAN DI BUKIT HANTU

Film ini sangat laku juga di pasaran, karena ada adegan panasnya. Kadang produser sudah tidak malu-malu lagi memasang adegan panasnya di poster film untuk menarik penonton atau memberitahukan kalau ada adegan panas dalam film ini.

Subur (Kamsul Chandrajaya), pengusaha kaya, terjebak teman kencannya, Yeni (Tuty Wasiat). Setelah mengambil uang, Subur diajak Yeni ke luar kota. Di sebuah desa, Yeni minta izin menemui saudaranya. Subur yang tetap berada di mobil, didatangi dua lelaki tegap dan langsung mengancam agar menyerahkan uang. Subur kemudian diculik dan mobilnya ditinggal. Mobil ini kebetulan dilihat oleh anak Subur, Marta (Leo Chandra). Di mobil didapati foto Yeni.

Maka penyelidikan lalu dilakukan dengan bantuan polisi. Subur ditemukan sudah jadi mayat. Selesai penguburan, Marta beraksi. Yeni yang berselisih dengan anggota komplotan lain, Wangsa (Robert Santoso), membuat markas di sebuah bukit hantu. Marta menyerbu markas itu, tapi kemudian kewalahan, karena Wangsa mengirim bantuan. Wangsa tak ingin rahasianya terbongkar. Untung kakak Marta, Risman (Eddy S. Santoso), datang membantu. Maka komplotan bisa digulung dan diserahkan pada yang berwajib.












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar