Minggu, 30 Januari 2011

JODOH BOLEH DIATUR / 1988

JODOH BOLEH DIATUR

Dono, Kasino, Indro mencari pacar lewat biro jodoh. Persoalan timbul karena pasangan mereka yang direkomendasikan kepala biro jodoh (Ira Wibowo) itu. Indro kecewa karena pasangannya ternyata sedang meneliti tentang kesetiaan pria untuk skripsinya.
Dono nyaris dipecat gara-gara kebanyakan memakai telpon untuk pacaran, sedang pasangan Kasino ternyata penipu. Calon Dono, Rita (Raja Emma) tiba-tiba menghilang dan lewat kakeknya (Panji Anom) menitipkan bayi pada Dono. Ternyata Rita menghindar dari suaminya yang datang mencari dan ingin mengajak rujuk. Rita pergi , karena tak mau dimadu.
Maka kelucuan pindah dengan soal bayi itu, yang mengingatkan akan film'"Three Man and a Baby". Dono jatuh cinta pada bayi itu, hingga waktu diambil Rita dan suaminya kembali ke Malaysia, dia bagaikan kehilangan ingatan dan menyusul ke Malaysia dengan menggendong-gendong boneka ditemani Indro dan Kasino. Setelah bertemu bayi itu, ia bisa tertawa kembali.

Raja Emma adalah bintang Malaysia. Sebagian film juga dibuat di Malaysia. Maksudnya, kira-kira agar pemasaran di Malaysia bisa lebih baik. Film terlaris IV di Jakarta, 1988, dengan 444.030 penonton, menurut data Perfin.

Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 1
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 2 
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 3
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 4
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 5
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 6 
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 7
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 8 
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 9
Jodoh Boleh Di Atur (Warkop) - Part 10


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar