Minggu, 30 Januari 2011

DALAM PELUKAN DOSA / 1984

DALAM PELUKAN DOSA




























Suatu hari, Yani terlambat datang ketempat kerjanya, karena harus merawat ibunya yang sedang sakit keras terlebih dahulu. Sebagai karyawan kecil Yani sudah harus menanggung beban berat, hal mana selain harus membiayai pengobatan ibunya, diapun merupakan tulang punggung dalam keluarganya.
Mandor Tatang yang sok kuasa dalam perusahaan tersebut merasa tidak senang dengan keterlambatan Yani. Sebaliknya tuan Hidayat sebagai bossnya itu menaruh hati pada Yani dan tidak marah., bahkan Yani diberinya pinjaman uang yang sangat diperlukannya. Hal mana tentu saja membuat iri hati pada pekerja wanita lainnya, lebih-lebih mandor Tatang. Yanni pun mengetahui akan maksud tuan Hidayat, tapi Yanni menolaknya dengan cara halus, karena dia merasa hanya sebagai buruh rendahan selain itu Yanni ingin tetap menjaga kehormatan dirinya, hingga bantuan uang dari tuan Hidayat dianggapnya sebagai hutang yang harus dibayarnya. Hal mana tentu saja membuat tuan Hidayat menjadi marah. Ternyata penyakit ibunya Yanni semakin parah, hingga memerlukan perawatan dan harus dioperasi. Hal inilah yang membuat Yanni menjadi resah. Dimana biaya rumah sakit begitu besar dan harus dibayarnya lebih dahulu, sedangkan dia tak punya uang. Ingin minta tolong pada tuan Hidayat dia tidak mau, sebaliknya nyawa ibunya harus diselamatkan. Dalam kesusahannya, datanglah Lina teman lamanya yang memberikan bantuan uang sebesar 500 ribu rupiah sebagai pinjaman. Tapi manakala Yanni meminta tambahan pnjaman lagi, ia harus menghadapi kenyataan bajwa yang memiliki uang itu bukan Lina sendiri, melainkan milik om Bambang. Sebagai boss Lina, Oom Bambang memiliki berbagai macam usaha, usaha butik dan salon yang dikelola Lina hanya sebagai kedok dalam menutupi usaha Om Bambang yang sebenarnya, inilah awal penderitaan Yanni yang tak ada habisnya. Yanni sudah mengorbankan segalanya demi menyelamatkan nyawa ibunya, semua usahanya sia sia dengan gagalnya hasil operasi ibunya. Dalam perjalanan hidupnya akhirnya Yanni bertemu dengan Tuan Hidayat, yang menaruh dendam kepada Yanni, disaat ia berkunjung ke salon. Tuan Hidayat menghina Yanni, membuat Yanni tidak dapat menahan amarahnya. Adik Yanni, Rima yang jago silat ketika mendengar penderitaan kakaknya memutuskan untuk menuntut balas. Perbuatan mereka berakhir di penjara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar